alexametrics
Sabtu, 28 Nov 2020
radarsolo
Home > Sepak Bola
icon featured
Sepak Bola

Klub Liga 2 Mulai Pulangkan Pemain, Persis Masih Gelar Latihan

26 Oktober 2020, 14: 56: 16 WIB | editor : Perdana

Striker Persis Solo Rishadi Fauzi (kanan) saat dimainkan melawan Asmi Indonesia di Lapangan Banyudono, pekan lalu.

Striker Persis Solo Rishadi Fauzi (kanan) saat dimainkan melawan Asmi Indonesia di Lapangan Banyudono, pekan lalu. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Berada di fase melangkah tak tentu arah, memang membuat banyak klub bimbang bukan kepalang. Di antara para peserta Liga 2 2020 yang masih membentuk tim, satu per satu pun mulai goyah. Ketidakjelasan kompetisi menjadi penyebab utama manajemen klub untuk meliburkan segala aktivitas latihan bersama.

Sebelumnya, sejak (22/10) yang lalu, tuan rumah grup B, yakni PSCS Cilacap telah mengambil langkah meliburkan tim. Ketua Umum PSCS, Bambang Tujiatno mengakui, keputusan meliburkan latihan hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan memang bukan pilihan mudah. 

Namun, tidak adanya pemasukan dana menjadi faktor utamanya. Menurut dia, memulangkan skuad PSCS juga jadi keputusan yang tak mudah. Pihaknya pun berharap, kompetisi segera mendapatkan kejelasan, apakah tetap lanjut atau malah ditunda.

“Semakin ke sini, semakin berkurang pemasukan. Tidak ada sponsor, tidak ada bantuan. Tentunya kami sangat kecewa, baik manajemen, pelatih, dan pemain. Semoga benar-benar ada kejelasan yang pasti,” ujar Bambang. 

Persis Solo sendiri sejatinya ada di fase kebimbangan tersebut. Namun, manajemen di Solo belum bisa melangkah terlalu jauh. Keputusan memulangkan pemain juga butuh perencanaan. Karena manajemen juga harus menyiapkan biasa transportasi untuk pemain. Termasuk uang saku, yang tentu angkanya tak kecil.

”Saya tak diperbolehkan ambil langkah duluan, disuruh nunggu CEO (Azmy Alqomar) dulu, yang katanya pekan ini mau ke Solo. Intensitas latihan memang dikurangi jadi sehari sekali. Tapi untuk memulangkan pemain, mungkin baru akhir Oktober ini akan ada keputusan. Apakah harus dilakukan atau tidak. Mengingat kompetisi Liga 2 yang katanya digelar November juga masih tak jelas jadi atau tidaknya,” terang Manajer Persis Hari Purnomo. (ray/JPG/nik/ria) 

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP