alexametrics
Sabtu, 05 Dec 2020
radarsolo
Home > Nasional
icon featured
Nasional

Ridwan Kamil & Ganjar Saling Dukung, Ingin Sinergikan Beragam Program

31 Oktober 2020, 09: 50: 12 WIB | editor : Perdana

Pertemuan Ridwan Kamil beserta Atalia Ridwan Kamil dengan Ganjar Pranowo dan sang istri Siti Atiqoh.

Pertemuan Ridwan Kamil beserta Atalia Ridwan Kamil dengan Ganjar Pranowo dan sang istri Siti Atiqoh.

Share this      

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bertemu Gubernur Jawa Tenga Ganjar Pranowo, di Puri Gedeh, Kota Semarang, Minggu (25/10). Apakah mereka membicarakan kontestasi Pemilihan Presiden 2024?

Ridwan Kamil mengatakan, pertemuan dirinya bersama Ganjar jauh dari urusan pembicaraan politik. Meski pada hari yang sama pertemuan, keduanya muncul dalam lembaga survei Indikator.

“Pembicaraanya seratus persen kepramukaan dan Covid-19,” kata Ridwan Kamil di Gedung Sate, Bandung.

Menurutnya, jika Atalia Ridwan Kamil bukan sebagai ketua Kwarda Jawa Barat, maka dirinya belum tentu mengiringi kepergian sang istri ke Semarang. Posisi istri Ganjar, Siti Atiqoh yang juga ketua Kwarda Jateng membuat pertemuan kedua tokoh itu akhirnya terjadi.

“Survei mah setiap dua bulan berganti, ada naik ada turun itu biasa. Kemarin betul lebih karena kalau istri dilepas sendiri, kan bahaya. Jadi saya menemani, memastikan pembicaraan terkait kepramukaan berjalan baik. Tidak ada sedikit pun pembicaraan mengenai politik,” tegas gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu.

Menurut Kang Emil, Jawa Barat dan Jawa Tengah memiliki kesamaan geografis. Dalam penanganan Covid-19 pihaknya bersama Ganjar membahas terkait antisipasi libur panjang pekan ini. 

“Beliau berpesan agar membantu menyisir pemudik asal Jateng di Jabar,” katanya.

Diakui Kang Emil, permintaan Ganjar itu sudah pas dengan rencana Pemprov Jabar bersama Kapolda Jabar untuk menggelar tes Covid-19 secara acak di ruas tol. 

"Rutenya melintasi ke Jateng, kami melakukan antisipasi," tegasnya.

Sementara itu, Kang Emil juga menyebut jika kunjungan ke Semarang menemui Ganjar dan keluarga sekaligus sebagai silaturahmi balasan. 

Alumni ITB itu menyebutkan Ganjar sudah dua kali ke Bandung, bersilaturahmi. “Saya belum pernah ke Semarang menemui beliau. Jadi, Ini sebagai kunjungan balasan,” ucapnya.

Dia berharap, ke depan kerja sama Jawa Barat dan Jawa Tengah semakin maju. “Di level bawah, wilayah perbatasan Jawa barat dan Jawa Tengah, juga sudah banyak kemajuan,” tuturnya.

Menurut Kang Emil, dirinya dan Ganjar saling mendukung program demi kemajuan di wilayah perbatasan. Apalagi, di wilayah perbatasan itu ada wilayah Jawa Barat berbahasa Jawa dan wilayah Jateng berbahasa Sunda. “Ya, di Brebes dan Cilacap,” timpal Ganjar.

“Banyak huruf A-nya,” guyon Kang Emil, disambut tawa Ganjar. 

Maksudnya, kosakata bahasa Sunda banyak diakhiri huruf “a”, sedangkan bahasa Jawa biasa diakhiri huruf “o”. Sebelum pamit meninggalkan rumah dinas Gubernur Jateng, Kang Emil dengan ramah mempersilakan Ganjar bertandang kembali ke Jawa Barat. (*/yun/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP