alexametrics
Sabtu, 05 Dec 2020
radarsolo
Home > Olahraga
icon featured
Olahraga

Lega, Atlet Bisa Ikuti Kejuaran Virtual: Pertandingan Hanya Kelas Seni

04 November 2020, 13: 24: 20 WIB | editor : Perdana

Atlet Sasana Wushu PMS Solo kembali menjalani latihan. Saat ini sasana ini aktif mengikuti berbagai kejuaraan virtual di masa pandemi.

Atlet Sasana Wushu PMS Solo kembali menjalani latihan. Saat ini sasana ini aktif mengikuti berbagai kejuaraan virtual di masa pandemi. (DOK. SASANA WUSHU PMS SOLO)

Share this      

SOLO – Efek pandemi Covid-19 memang membuat banyak cabang olahraga (cabor) harus menyesuaikan diri. Latihan rutin memang masih bisa dijalankan, namun harus menerapkan protokol kesehatan ketat. 

Di lain sisi, sebagai seorang atlet, tentu goal dari apa yang diprogramkan dalam latihan adalah untuk bisa terjun di sebuah kejuaraan. Adanya pandemi Covid-19 membuat banyak kejuaraan dibatalkan. Bahkan agenda yang sudah terjadwal di awal tahun terpaksa berantakan. Karena event-nya dipastikan tak bisa digelar.

Namun demikian, seluruh cabang olahraga masih bisa lega karena federasi pusat tetap berusaha menjalankan program pembinaan dengan baik. Salah satunya sejumlah kejuaraan mulai bisa digelar kembali. Hanya bedanya, hampir sebagian besar kejuaraan tak bisa menjalankan programnya di satu venue secara langsung. Oleh karena itu, kejuaraan pun dilakukan secara virtual.

Hingga saat ini, ada beberapa cabor yang sudah merasakan kejuaraan virtual. Mulai dari taekwondo, wushu, kempo, hingga karate. Karena berstatus virtual, kelas tarung tak bisa digelar. Sebab, atlet hanya bisa ikut kejuaraan dari jauh. Tepatnya dari sasana atau klubnya masing-masing, yang disiarkan langsung melalui kamera. Kemudian akan dinilai juri dari kejauhan. Itu artinya hanya kelas seni yang bisa dipertandingkan.

”Situasi pandemi memang mengubah segalanya. Tak masalah walau hanya bisa kelas seni yang untuk sementara bisa digelar. Bagi kami, ini sudah jadi hal yang menggembirakan di tengah ketidakpastian kapan kejuaraan langsung bisa dapat izin untuk digelar,” kata Sekretaris pengurus wushu Kota Solo Hananto.

Pria yang juga berstatus ketua Sasana Wushu PMS  Solo tersebut sudah mengikutkan puluhan atlet binaannya di dua ajang kejuaraan virtual. Mulai dari ajang Virtual Wushu Championships, 11-17 Oktober. Kala itu, PMS meraih tiga emas dan tiga perunggu.

Sebelumnya pada 8-12 Juli, Sasana  PMS ikut di ajang Online Wushu Competition 2020. Yang mana PMS sukses meraih sembilan emas, lima perak, dan tiga perunggu.

"Kejuaraan virtual memang jadi angin segar bagi atlet untuk tetap berprestasi di masa pandemi,” terag Hananto.

Karena statusnya virtual, berbagai mekanisme harus dijalani dengan baik. Salah satunya kamera perekam dan kelancaran internet. Berbagai protokol kesehatan juga dijalankan dengan baik.

”Kejuaraan virtual biasanya ada jadwal tetapnya, kapan si atlet akan bertanding di kelasnya. Jadi saya tekankan ke atlet untuk datang ke sasana setengah jam sebelum perform. Itu paling lambat. Bagi mereka yang jam tandingnya masih lama, kami tekankan untuk tak diperbolehkan datang duluan ke sasana. Ini agar tak timbul kerumunan massa,” tuturnya.

Kesehatan atlet juga dipantau. Sebelum perform di depan kamera, atlet tetap wajib menggunakan masker dan menjalankan langkah jaga jarak dengan temannya. Sebelum masuk sasana juga disemprot dengan disinfektan.

Hal serupa juga diutarakan oleh Pelatih Dojang Koguryo Manahan Hakiman. Dia mengakui pasrah ketika tahu untuk saat ini kejuaraan taekwondo hanya bisa digelar untuk kelas poomsae (seni). Itu pun hanya di event virtual.

Untuk kelas kyourugi (tarung) memang belum bisa digelar. Pihaknya tetap memberikan masukan ke atlet kyourugi untuk tetap fokus latihan. Karena akan ada waktunya pandemi ini hilang dan si atlet bisa ikut kejuaraan.

”Sesuai protokol kesehatan yang harus dijalani, saat latihan juga tak menjalankan program tarung dengan body contact. Walau beberapa atlet belum bisa ikut kejuaraan, kami harapkan mereka tetap rutin berlatih agar imunnya tetap terjaga dan terhindar dari virus,” terangnya. (nik/ria)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP