alexametrics
Rabu, 02 Dec 2020
radarsolo
Home > Wonogiri
icon featured
Wonogiri

Kepala SMAN 2 Wonogiri Positif Covid, Simulasi Tatap Muka Tetap Jalan

11 November 2020, 15: 18: 56 WIB | editor : Perdana

Kepala Dinkes Wonogiri Adhi Dharma saat melakukan edukasi siswa di SMAN 2 Wonogiri terkait penerapan protokol kesehatan, Senin (9/11) lalu.

Kepala Dinkes Wonogiri Adhi Dharma saat melakukan edukasi siswa di SMAN 2 Wonogiri terkait penerapan protokol kesehatan, Senin (9/11) lalu. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI - Kepala SMAN 2 Wonogiri terkonfirmasi positif Covid-19. Meski begitu, simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolahan tersebut terus berjalan.

Plt Bupati Wonogiri Edy Santosa mengatakan, ada penambahan dua kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada Selasa (10/11). Salah satu yang terkonfirmasi positif adalah S, Kepala SMAN 2 Wonogiri.

Sebagai informasi, SMAN 2 Wonogiri menjadi salah satu sekolah yang ditunjuk untuk melaksanakan simulasi PTM, selain SMKN 2 Wonogiri. Simulasi PTM sudah dimulai sejak Senin (9/11). Meski kepala SMAN 2 Wonogiri terkonfirmasi positif, namun PTM di sekolah tersebut tetap berjalan.

"Semua guru, karyawan, dan siswa yang ikut simulasi pembelajaran tatap muka kan yang sudah di-swab dan hasilnya juga negatif. Protokol kesehatan yang dilakukan di sana juga ketat," ungkapnya, Rabu (11/11).

Hasil uji swab S juga keluar tak bersamaan dengan hasil swab dari guru, karyawan maupun siswa lain, yang keluar pada Minggu (8/11) lalu. Hasil laboratorium milik Sumanto dan satu orang guru lain baru keluar pada Selasa (10/11) lalu.

"Yang bersangkutan ini setelah di-swab belum pernah melakukan kontak sama sekali dengan siswa. Yang belum keluar hasilnya kan tidak boleh ikut simulasi," tegasnya.

Edy menambahkan, semua pihak juga telah sepakat apabila ada guru, karyawan, dan siswa yang belum keluar hasil swabnya, tak bisa mengikuti simulasi PTM. Saat simulasi PTM dimulai sejak Senin (9/11) lalu, S dan satu orang guru lain pun bekerja dari rumah.

Oleh karena itu, baik siswa dan orang tua siswa yang menjalani simulasi PTM pun diminta tidak khawatir. Sebab, yang bersangkutan belum pernah berinteraksi dengan siswa setelah pengambilan sampel swab.

Edy juga berharap semua siswa dan orang tua siswa yang menjalani simulasi PTM bisa tenang. Sebab, Satgas Penanganan Covid-19 Wonogiri ikut mengawal pelaksanaan simulasi PTM.

"Harap tenang, satgas melakukan monitoring. Baik itu dari TNI/Polri, dinas pendidikan, dinas kesehatan, dan OPD lainnya. Kami harapkan semuanya bisa paham dengan penjelasan ini dan tidak perlu khawatir," kata Edy.

Lebih lanjut ditegaskan Edy, pihaknya perlu menyampaikan hal tersebut untuk menjamin bahwa kegiatan simulasi PTM tetap berjalan lancar, sesuai SOP yang sudah disusun. Dan tentunya penerapan protokol kesehatan dilakukan dengan ketat.

Mendampingi Edy, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Wonogiri Adhi Dharma mengatakan, setelah hasil uji swab S keluar pada Selasa (10/11) pagi dan dinyatakan positif Covid-19, langkah cepat langsung dilakukan.

"Kami langsung ke sekolah. Kami lakukan tracing dan tracking di sana. Hasilnya ternyata tidak ada pertemuan fisik antara siswa dengan beliau," kata dia.

Maka, tambah Adhi, sesuai SOP yang telah disusun bersama, maka siswa peserta simulasi PTM adalah yang sudah menjalani uji swab. Selain itu, hasil swab mereka juga harus negatif.

"Hasilnya semua siswa yang di-swab kan negatif. Guru dan karyawan juga begitu, yang ikut simulasi PTM adalah yang sudah di-swab dan hasilnya negatif Covid-19," jelas Adhi.

Selain itu, turut dibuat zonasi di sekolah. Guru yang sudah menjalani uji swab dipisahkan dengan guru yang belum menjalani swab. Mereka yang belum dites tidak ikut berpartisipasi dalam simulasi PTM. (al/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP