alexametrics
Rabu, 02 Dec 2020
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Boom, Covid Meledak Lagi di Solo: 2 Hari Tambah 63 Kasus, 10 Meninggal

11 November 2020, 21: 21: 54 WIB | editor : Perdana

Ilustrasi

Ilustrasi (IRECK OKTAVIANTO/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Ledakan kasus Covid-19 kembali terjadi di Kota Solo. Dalam dua hari terakhir terdapat tambahan kasus Covid-18 hingga 63 orang. Sementara jumlah orang yang dinyatakan meninggal dunia mencapai 10 orang pada Selasa dan Rabu (10-11/11).

Berdasar data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kota Surakarta, pada Selasa (10/11) lalu, ada tambahan 23 kasus baru. Di antaranya tiga orang meninggal dunia.

Selanjutnya, pada hari ini (11/11) muncul tambahan 40 kasus baru, dengan tujuh orang meninggal dunia. Dengan tambahan pasien-pasien baru itu, maka jumlah kumulatif kasus Covid hingga Selasa sebanyak 1.475 pasien.

"Penambahannya cukup tinggi. kematiannya juga tinggi. Khusunya pada Rabu (11/11) kemarin," jelas Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Surakarta Ahyani, kemarin.

Adapun tambahan 23 kasus pada Selasa (10/11) lalu, rinciannya yakni 13 dari pasien suspek yang naik kelas. Lima pasien uji swab mandiri dan empat dari tracing kontak empat indek kasus.

Sementara tambahan 40 kasus pada Rabu (11/11), rincianya tujuh orang dari pasien suspek yang naik kelas. Kemudian, 11 orang uji swab mandiri, dan 18 dari tracing kasus-kasus sebelumnya. "Penambahan kasusnya hampir di semua kelurahan ada," terang dia.

Bagaimana dengan kasus kematian akibat Covid-19? Dikatakan Ahyani, tambahan kasus kematian pada dua hari terakhir mayoritas merupakan pasien yang berusia lanjut di atas 50 tahun.

"Rata-rata meninggal saat menunggu swab, jadi saat hasilnya keluar ternyata positif. Makanya kami khawatir sekali jika ada tambahan kasus dari pasien suspek. Terlebih jika punya komorbid atau penyakit penyerta," kata Ahyani. (ves/ria)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP