alexametrics
Sabtu, 05 Dec 2020
radarsolo
Home > Sepak Bola
icon featured
Sepak Bola

Harapan Besar di Februari, Pelatih Timnas: Liga 1 & 2 Penting Digelar

13 November 2020, 14: 33: 06 WIB | editor : Perdana

Penggawa Persis Solo Hapidin (kanan) saat diturunkan timnya melawan PS UTP dalam sebuah laga uji coba sebelum pandemi.

Penggawa Persis Solo Hapidin (kanan) saat diturunkan timnya melawan PS UTP dalam sebuah laga uji coba sebelum pandemi. (RADAR SOLO PHOTO)

Share this      

SOLO – Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 kembali direncanakan bakal digelar Februari 2021. Sayangnya, wacana baru tersebut juga masih diselimuti ketidakpastian.

Selain izin kepolisian belum turun hingga saat ini, rancangan jadwal kompetisi yang sudah disepakati tersebut akan bertabrakan dengan dua agenda internasional yang penting untuk Indonesia. Yakni, Piala Dunia U-20 dan Piala AFF.

Jika sesuai jadwal, Piala Dunia U-20 akan digelar pada 20 Mei hingga 12 Juni 2021. Sedangkan Piala AFF akan bergulir pada 11 April hingga 8 Mei mendatang.

”Kalau Liga 2 sepertinya tak akan ada kendala. Soalnya wacana akan digelar cepat, jadi tak sampai dua bulan. Formatnya bukan kompetisi penuh seperti di waktu normal, tapi lebih seperti turnamen yang kabarnya hanya berjalan 1,5 bulan. Jadi sebelum Piala Dunia (Piala Dunia U-20) sepertinya sudah rampung. Kalau Liga 1 belum bisa jadi lebih panjang perjalanannya,” terang CEO PT Persis Solo Saestu Azmy Alqomar.

Azmy cukup yakin PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) masih bersikukuh kompetisi tetap harus bisa digelar. Ini lantaran Indonesia berstatus sebagai tuan rumah Piala Dunia. ”Yang sekarang jadi pertanyaan adalah berapa persen jadinya. Saat ini kan baru sebatas wacana baru. Dan ini yang membuat klub seperti semakin lama rugi berkepanjangan,” ucap dia.

Sementara itu, mantan pelatih Timnas Korea Selatan yang kini menukangi Timnas Indonesia, Shin Tae-yong berharap kompetisi Liga 1 dan Liga 2 bisa segera bergulir. 

“Ujung dari sebuah kompetisi itu timnas. Karena di kompetisi resmi, pemain akan mendapatkan atmosfer pertandingan. Ini beda dengan kalau hanya training camp dan uji coba dengan timnas negara lain atau klub,” ujar Shin Tae-yong.

“Jadi tidak bisa menunda-nunda kompetisi. Karena ini menjadi bagian penting dalam perjalanan sebuah timnas. Lebih cepat kompetisi digelar lagi akan semakin bagus,” imbuhnya.

“Saya membutuhkan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 diputar lagi untuk bisa memantau secara langsung perkembangan pemain di klubnya masing-masing. Saya juga bisa memantau jika ada pemain yang bisa dipanggil untuk memperkuat Timnas U-19. Kalau tidak ada kompetisi Liga 1 dan Liga 2, bagaimana saya bisa memantau pelaksanaan program yang sudah saya siapkan,” lanjut Shin Tae-yong.

Shin menambahkan, setelah TC di Kroasia, dirinya sudah bisa melakukan evaluasi terhadap individu pemain. “Siapa yang punya kualitas bagus tentunya akan dipertahankan. Kompetisi sangat perlu agar pemain melakukan pertandingan untuk mengasah kemampuan mereka saat mereka tidak TC dengan Timnas,” tegasnya. (JPG/nik/ria)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya