alexametrics
Rabu, 02 Dec 2020
radarsolo
Home > Wonogiri
icon featured
Wonogiri

Tak Kapok Ada Klaster,Pedagang Pasar Sidoharjo Ngeyel Tak Pakai Masker

14 November 2020, 12: 37: 58 WIB | editor : Perdana

Suasana Pasar Sidoharjo di hari pertama buka, kemarin (13/11). Sejumlah pedagang belum mengenakan masker dengan benar.

Suasana Pasar Sidoharjo di hari pertama buka, kemarin (13/11). Sejumlah pedagang belum mengenakan masker dengan benar. (ISTIMEWA)

Share this      

WONOGIRI – Di hari pertama dibukanya Pasar Sidoharjo, kemarin (13/11), masih ditemukan pedagang yang kurang maksimal dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Menurut pengamatan Camat Sidoharjo Sarosa, meski sudah ada kasus klaster di pasar tersebut, sebagian pedagang tetap ngeyel tak memakai masker dengan benar.

"Kalau tidak kami ingatkan, kadang ada (pemakaian masker) yang diturunkan di dagu. Kami minta maskernya dipakai dengan benar. Diingatkan baik-baik. Ditanya soal kejadian kemarin (penularan Covid-19) apa masih ingin terulang lagi,” beber Sarosa.

Apa alasan pedagang tidak pakai masker dengan benar? Camat menuturkan karena sumpek, sulit bernapas. Ada pula yang beralasan baru saja makan. 

Ditambahkan Sarosa, pemakaian masker tidak bisa ditawar. Pihaknya juga meminta disediakan tempat cuci tangan dan jaga jarak fisik. “Kami minta petugas pasar, termasuk satpam mengawasi itu. Yang nggak pakai masker, nggak boleh masuk pasar,” ucapnya. 

Penerapan prokes secara disiplin, imbuh camat, sebagai upaya mencegah terulangnya klaster pedagang. Lalu bagaimana dengan kesadaran pemilik toko di sekitar pasar? Sarosa mengatakan sudah cukup baik. Seperti telah menyiapkan tempat cuci tangan.

Lebih lanjut diterangkan Sarosa, sebagian pedagang Pasar Sidoharjo belum membuka lapaknya karena belum mengikuti swab. 

Sesuai catatan pihak kecamatan, sebanyak 908 pedagang telah di-swab. Para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kecamatan juga ikut di-swab. Termasuk Sarosa. Total ASN yang diuji usap sebanyak 28 orang.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Wonogiri Edy Santosa mengatakan, pedagang dan pembeli di Pasar Sidoharjo harus lebih disiplin menerapkan prokes. "Ini perlu komitmen bersama. Pandemi saat ini belum berakhir," tegasnya.

Menurut Edy, di setiap pasar sudah ada petugas yang memberikan edukasi kepada pedagang maupun pengunjung tentang pentingnya prokes. (al/wa/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP