alexametrics
Jumat, 04 Dec 2020
radarsolo
Home > Sukoharjo
icon featured
Sukoharjo

Klaster Jemaat Gereja di Bulu Meluas, Sukoharjo Catat 11 Klaster Baru

17 November 2020, 05: 48: 52 WIB | editor : Perdana

Operasi Yustisi penerapan protokol kesehatan di Sukoharjo.

Operasi Yustisi penerapan protokol kesehatan di Sukoharjo. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Klaster jemaat gereja di Kecamatan Bulu meluas pada periode 9-15 November. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat terdapat 11 temuan klaster baru.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan, pada periode 9-15 November ada dua klaster yang masih terjadi penularan. Yakni, kontak erat terkonfirmasi positif Covid-19 nomor 1054 jemaat gereja di Kecamatan Bulu. Pada periode ini bertambah sebanyak tiga orang, sehingga total kasus menjadi sembilan orang. 

Kemudian, klaster riwayat hajatan pernikahan di Temanggung. Merupakan satu keluarga di Jetis, Baki, dan Bulu. Pada periode ini bertambah sebanyak 12 orang, total kasus menjadi 27 orang. “Dilihat dari asal penemuan kasus, paling banyak merupakan hasil penulusuran kontak erat oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo," kata Yunia.

Sementara itu, jumlah kasus kumulatif Covid-19 di Sukoharjo hingga Minggu (15/11) sebanyak 2.208 orang. Dilihat dari sumber penularan, muncul 11 klaster baru. Di antaranya klaster tenaga kesehatan rumah sakit di Surakarta delapan orang, klaster Kelurahan Godog tiga orang, klaster keluarga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surakarta empat orang, kontak erat kasus konfirm nomor 1114 keluarga petugas kebersihan masjid kampus dua orang.

“Ada juga kontak erat kasus konfirmasi nomor 1104, yakni keluarga sopir bus jurusan Jakarta delapan orang, perangkat Desa Langenharjo lima orang dan klaster keluarga konfirmasi nomor 1266, yakni keluarga tenaga kesehatan di Kota Solo enam orang. (kwl/wa/ria)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya