alexametrics
Rabu, 02 Dec 2020
radarsolo
Home > Wonogiri
icon featured
Wonogiri

Cegah Pasien Covid Stres, BPBD: Jangan Kucilkan, Tetap Beri Perhatian

18 November 2020, 09: 23: 35 WIB | editor : Perdana

Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri Bambang Haryanto mengecek ketersediaan logistik untuk membantu masyarakat terdampak corona.

Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri Bambang Haryanto mengecek ketersediaan logistik untuk membantu masyarakat terdampak corona. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Bagi pasien Covid-19, melakoni isolasi mandiri, baik di rumah sakit maupun di rumah  tentu tidak mudah. Biasanya bebas beraktivitas, kini sangat dibatasi. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kondisi psikologis yang berdampak pada proses penyembuhan.

Sebab itu, masyarakat diminta memberikan perhatian ekstra kepada pasien Covid-19 secara gotong royong. Dengan kepedulian tersebut, diharapkan pasien menjadi lebih tenang dan dapat cepat sembuh.

"Kami tidak mau sampai ada kasus pasien (corona) dikucilkan. Masyarakat bisa membantu mereka," jelas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Bambang Haryanto.

Cara menunjukkan kepedulian kepada pasien Covid-19 beragam. Seperti mengirimkan makanan atau bahan makanan bagi pasien tersebut. "Misalnya memberikan sayur. Kan bisa digantungkan di pagar rumahnya. Jadi tidak perlu tatap muka langsung dengan pasien, meminimalkan kontak juga," beber Bambang.

Ditambahkan dia, pemerintah memang menyiapkan logistik bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri. Namun, gotong-royong lebih diutamakan selama pandemi. Sekaligus lebih waspada mengantisipasi penularan corona. 

Sementara itu, setelah ditemukannya klaster di Pasar Sidoharjo, pemkab mewanti-wanti seluruh masyarakat taat protokol kesehatan (prokes). Pelaksana tugas (Plt) Bupati Wonogiri Edy Santosa mengatakan, pihaknya mengetatkan penerapan prokes di tempat publik. Termasuk pasar tradisional.

"Pedagang dan pembeli harus berkomitmen disiplin menerapkan protokol kesehatan. Ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ujar dia. 

Ditegaskan Plt bupati, di setiap pasar sudah memiliki tim untuk mengingatkan penerapan prokes dan memberikan edukasi pencegahan Covid-19. Edy memberikan tips agar selalu disiplin prokes. Di antaranya menganggap di sekeliling kita adalah orang tanpa gejala. Dengan begitu, rasa kehati-hatian akan tumbuh.

“Memutus mata rantai penyebaran Covid-19 itu tidak hanya peran pemerintah. Tapi juga peran semua elemen masyarakat,” tandas dia. (al/wa/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP