alexametrics
Sabtu, 05 Dec 2020
radarsolo
Home > Wonogiri
icon featured
Wonogiri

Ledakan 53 Kasus Covid Wonogiri, Didominasi Klaster Pedagang Pasar

19 November 2020, 09: 00: 14 WIB | editor : Perdana

Ilustrasi petugas ber-APD lengkap siap melakukan uji swab di Wonogiri.

Ilustrasi petugas ber-APD lengkap siap melakukan uji swab di Wonogiri. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Kasus positif Covid-19 di Wonogiri belum melandai. Bahkan terjadi ledakan mencapai 53 kasus dalam sehari, Selasa (17/11). Dari jumlah itu, klaster pedagang pasar cukup mendominasi.

Secara akumulatif, saat ini kasus positif di Kota Sukses mencapai 527 orang. Ada 116 kasus aktif tercatat di waktu bersamaan. Rinciannya, 17 orang dirawat di rumah sakit dan 99 lainnya menjalani isolasi mandiri. Sementara itu, 380 orang dinyatakan sembuh dan 31 orang meninggal dunia.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Wonogiri Edy Santosa melalui Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Wonogiri Adhi Dharma membenarkan adanya ledakan kasus tersebut. “Ya. (Rekor) dalam satu hari,” bebernya.

Tambahan puluhan kasus dalam sehari ini mayoritas disumbangkan klaster pedagang Pasar Sidoharjo. Selain itu, tingkat mobilitas warga yang tinggi dan kurangnya kepatuhan menerapkan protokol kesehatan (kesehatan) turut memengaruhi ledakan kasus tersebut.

“Kami evaluasi semuanya. Karena sudah berbulan-bulan pandemi berlangsung. Mungkin (masyarakat) agak lupa menerapkan protokol kesehatan. (Padahal) ini penting. Kami ingatkan, ingatkan, ingatkan. Tidak boleh kendor,” tegasnya.

Adhi menambahkan, ledakan kasus juga disumbang dari sejumlah klaster. Bahkan, dinkes mendeteksi adanya keluarga pedagang yang terpapar Covid-19. 

“Terkait klaster pedagang Pasar Sidoharjo, kami bekerja sama dengan disperindag (dinas perindustrian dan pedagangan) agar membatasi mobilitas pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19, yang mungkin berdagang di pasar lain. Kami juga koordinasi intensif dengan beberapa pihak,” tegas Adhi.

Sebelumnya, sempat terjadi ledakan kasus di Kota Sukses pada Sabtu (14/11). Mencapai 39 kasus baru. Penambahan kasus itu, di antaranya merupakan pedagang pasar tradisional. Selain itu, juga ditemukan klaster diklat guru.

“Peserta diklat ada delapan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Seorang di antaranya meninggal dunia. Juga kami temukan kontak erat lini satunya terpapar. Masuk klaster keluarga,” urainya.

Sementara itu, tercatat ada klaster lima orang tenaga kesehatan (nakes) asal Wonogiri yang bekerja di luar kota. Tiga orang nakes bekerja di rumah sakit swasta di Wonogiri. Saat ini sudah dilakukan tracking dan tracing dari klaster-klaster tersebut. (al/fer/ria) 

(rs/ria/per/JPR)

 TOP