alexametrics
Sabtu, 05 Dec 2020
radarsolo
Home > Ekonomi & Bisnis
icon featured
Ekonomi & Bisnis

OJK Solo sudah Terima Aduan Kasus Pembobolan Rekening Nasabah Maybank

19 November 2020, 10: 41: 10 WIB | editor : Perdana

Ilustrasi

Ilustrasi (JawaPos.com)

Share this      

SOLO – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo Eko Yunianto mengaku sudah menerima pengaduan dari nasabah Bank Maybank, Candraning Setyo terkait dugaan pembobolan rekening, kemarin sore (18/11). Sebelumnya, OJK Solo hanya menerima tembusan pengaduan yang diajukan nasabah ke Bank Maybank. Saat ini, kasusnya sudah masuk ranah penyelidikan pihak kepolisian.

“Langkah selanjutnya, kami mencoba memfasilitasi dengan mempertemukan nasabah dan pihak Maybank. Namun untuk jadwalnya, belum bisa kami pastikan,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Solo.

Eko mengatakan, nasabah tersebut sudah melayangkan aduan ke Maybank dan OJK Solo. Selain itu, juga sudah melaporkan ke polisi. Saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh penyidik. Berdasarkan info yang diterima OJK Solo, bahwa transaksi yang dilakukan melalui mobile banking terjadi pada saat handphone (HP) milik nasabah error.

Eko mengimbau kepada masyarakat agar kasus ini menjadi perhatian bersama. Supaya lebih waspada dan wajib menjaga data pribadi. Termasuk password atau pin, nama ibu kandung, dan meyakini nomor HP yang tercatat pada data sudah benar.

“Transaksi melalui mobile banking, akan dikonfirmasi melalui notifikasi. Dikirimkan ke HP yang tercatat pada database nasabah,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya, beberapa waktu lalu, nasabah Maybank atas nama Candraning Setyo mendapati tabungan Rp 72 juta yang ada di rekeningnya menyusut tajam, hingga tersisa Rp 85 ribu saja. Hilangnya tabungan tersebut terjadi pada 11 Juni lalu. Ponsel Setyo yang terhubung dengan internet banking Maybank tiba-tiba hilang sinyal.

Warga Dusun Puspan RT 003 /RW 008, Desa Blulukan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar itu langsung melaporkan ke gerai provider di daerah Purwosari, Solo guna mengurus masalah tersebut. Berdasarkan informasi dari pihak provider, telah terjadi penerbitan simcard baru pascabayar dengan nomor seluler sama oleh orang yang tidak dikenal. Bertepatan dengan hilangnya sinyal pada 11 Juni. Alhasil, setelah terjadi penerbitan simcard baru, rekening Setyo langsung dibobol dengan lima transaksi. (aya/ves/fer/ria) 

(rs/aya/per/JPR)

 TOP