alexametrics
Sabtu, 05 Dec 2020
radarsolo
Home > Klaten
icon featured
Klaten

KPU Klaten Pastikan Pengungsi Merapi Tetap Bisa Nyoblos di Lokasi Aman

20 November 2020, 08: 02: 18 WIB | editor : Perdana

Rapat koordinasi KPU Klaten di Balai Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang.

Rapat koordinasi KPU Klaten di Balai Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Tak hanya soal tempat pengungsian, persiapan lokasi tempat pemungutan suara (TPS) bagi para pengungsi Merapi pun terus dimatangkan. KPU Klaten menyiapkan skenario untuk TPS di tempat evakuasi sementara (TES). Mengingat ada 18 TPS di daerah bahaya erupsi Merapi yang berpotensi digeser di barak pengungsian.

“Masih seperti sebelumnya, baru kami petakan untuk penempatan TPS di TES. Untuk rincian skenario TPS di TEA memang belum, tetapi tetap kami siapkan. Sampai saat ini baru sampai seperti itu,” jelas Komisioner KPU Klaten Divisi Teknis Penyelenggaraan Samsul Huda.

Pada Rabu (18/11) lalu, KPU menggelar koordinasi terkait pemetaan TPS dalam antisipasi bahaya erupsi Merapi di Balai Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang. Ada sejumlah skenario yang telah ditetapkan untuk TPS yang tersebar di tiga desa bahaya erupsi Merapi. Yakni Desa Balerante terdapat empat TPS, Desa Sidorejo terdapat sembilan TPS, dan Desa Tegalmulyo lima TPS.

Khusus di Desa Balerante untuk dusun yang masuk kawasan rawan bencana (KRB) III Meliputi Sambungrejo, Ngipiksari, dan Gondang. Untuk kondisi saat ini, semula TPS 001 berada di Dusun Gondang dengan pemilih sebanyak 380 orang masuk dalam KRB III. Nantinya akan dipindah ke TES di eks Gedung SD N 2 Balerante.

“Sementara itu, untuk TPS 004 yang awalnya akan menggunakan eks gedung SD tersebut dipindah ke rumah Bapak Cahyono yang masih masuk area TPS 004. Apabila terjadi peningkatan (aktivitas Merapi, Red) TPS didirikan di area TEA untuk empat TPS,” jelasnya.

Sementara itu, untuk kondisi Desa Sidorejo saat ini untuk Dusun Petung, Mbangan, dan Deles masuk dalam KRB III dan bagian dari TPS 009 dengan jumlah pemilih sebanyak 374 orang. Tetapi untuk saat ini warga Sidorejo memang belum ada yang mengungsi di TES di GOR Kalimosodo.

Sedangkan TPS 009 yang semula di rumah warga Sarjoko Edi di Dusun Deles, pindah di rumah Sarwanto di Dusun Petung yang masih dalam wilayah TPS 009. Apabila terjadi peningkatan aktivitas Merapi, telah disiapkan pendirian TPS di area TES maupun TEA yang telah ditentukan.

“Untuk di Desa Tegalmulyo untuk wilyah KRB III meliputi Dusun Pajegan, Canguk, dan Sumur. Sementara itu, TPS 005 terdapat 397 pemilih yang sebagian berasal dari Dusun Pajegan dan Canguk. Sedangkan TPS 004 terdapat 349 pemilih yang sebagian berasal dari Dusun Sumur,” papar Samsul Huda.

Untuk TPS 005 berada di kediaman Sehono di Dusun Grintingan dan TPS 004 berada di rumah warga Siswanto di Dusun Jayan. Kemudian, TPS 001 yang semula hendak menggunakan gedung serbaguna Desa Tegalmulyo, pindah ke rumah warga Subur di Dusun Pucang karena digunakan TES.

Apabila terjadi peningkatan aktivitas Merapi, akan dipindahkan ke TES maupun TEA yang telah disiapkan. Penetapan pasti penempatan TPS akan diputuskan pada H-2 sebelum pencoblosan. Mengingat pendistribusian logistik ke TPS harus sampai di lokasi pada H-1.

“Untuk saat ini sedang dilakukan pengamanan surat suara dari percetakan di Cikarang oleh Polres Klaten dan Kodim 0723/Klaten perjalanan ke Klaten. Berangkat pada Kamis (19/11) pagi ini sekitar Pukul 07.00 dan kemungkinan baru tiba pada Kamis sore atau malam,” pungkasnya. (ren/ria)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP