alexametrics
Senin, 30 Nov 2020
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Ground Breaking Pasar Legi, Wali Kota Rudy Tititp Salam Perpisahan

21 November 2020, 08: 54: 16 WIB | editor : Perdana

Wali Kota F.X. Hadi Rudyatmo menandai pembangunan Pasar Legi lewat seremonial ground breaking, kemarin (20/11).

Wali Kota F.X. Hadi Rudyatmo menandai pembangunan Pasar Legi lewat seremonial ground breaking, kemarin (20/11). (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo mengawali pembangunan Pasar Legi dengan ditandai peletakan batu pertama (ground breaking), Jumat kemarin (20/11). Dalam prosesi itu, dia berpesan kepada semua pihak agar melawan segala hal yang berpotensi mengganggu jalannya pembangunan, khususnya setelah masa jabatannya sebagai wali kota habis pada Februari 2021.

Prosesi seremonial itu jadi penanda dimulainya pembangunan Pasar Legi hingga akhir November 2021. “Terima kasih hari ini kita bisa segera memulai proses pembangunan ini. Proses revitalisasi Pasar Legi ini akan berlangsung hingga 12 bulan ke depan. Saya harap tidak ada yang merecoki,” ungkap pria yang akrab disapa Rudy didampingi Wakil Wali Kota Achmad Purnomo dan Sekda Kota Surakarta Ahyani.

Pesan itu menyiratkan salam perpisahan di akhir masa jabatannya sebagai wali kota. Meski pembangunan bisa dimulai saat ini, namun saat peresmian tahun depan Rudy dan Achmad Purnomo jelas tidak lagi menjabat wali kota dan wakil wali kota. Meski demikian, dia siap mengawal jalannya pembangunan pasar induk terbesar di Kota Solo itu. 

“Tahun depan saya dan Pak Pur sudah pensiun. Namun, kami masih akan mengawal pembangunannya. Jangan sampai nanti setelah kami pensiun bermunculan orang maupun kelompok yang mengganggu proses pembangunan atau pengiriman material ke sini. Kalau ada seperti itu lawan saja,” tegas Rudy.

Bukan maksud mengungkit, namun pembangunan Pasar Legi merupakan hal yang diperjuangkan jajaran pemerintah kota sejak pasar itu terbakar Oktober 2018. Sebab itu, Rudy mengaku ikut bertanggung jawab untuk membantu menyukseskan jalannya pembangunan pasar baru tersebut. 

“Saya nanti kan sudah tidak jadi wali kota, jadi bebas mau apa saja. Ya nanti kalau ada yang mengganggu, minta ini dan itu, dan merecoki di kasih DP saja, dupak,” kelakarnya pada sejumlah pedagang pasar.

Dia berharap pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Tujuannya agar pedagang segera bisa mendapatkan tempat yang lebih layak daripada saat mereka berdagang di area pasar darurat. 

“Makin cepat selesai makin baik, pedagangnya juga akan senang karena bisa beraktivitas di lokasi yang lebih layak. Semoga pasar yang baru nanti bisa memaksimalkan proses dagang yang ada di sini,” harap Rudy.

Ketua Ikatan Pedagang Pasar Legi Tugiman berharap pembangunan bisa berjalan sesuai ketentuan. Pedagang juga membentuk tim khusus untuk ikut mengawasi agar pembangunan berjalan lancar. 

“Kami bentuk tim sembilan sejak penempatan pedagang di pasar darurat sampai saat ini. Membantu mengkoordinasi pedagang dan ikut mengawasi proses pembangunan nanti,” ucap dia.

Sekadar informasi, pembangunan Pasar Legi dimulai sejak Jumat (6/11) lalu. Sejak itu persiapan pembangunan mulai dilakukan dengan pemasangan pagar proyek dan memindah sejumlah pedagang di sekitar proyek. Proses rehabilitasi pasar ini memakan anggaran Rp 104 miliar dari APBN 2020 melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Masa kerjanya 390 hari hingga 26 November 2021, atau sekitar 13 bulan pembangunan sejak kontrak diteken,” kata Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah Cakra Nagara.

Bangunan pasar tiga lantai dengan konsep green building ini akan dibangun di lahan seluas 20.100 meter persegi. Sementara luas bangunan mencapai 10.200 meter persegi. Aksesibilitas lebih lancar karena di sekitar pasar ada akses memutar dan masuk ke jalan-jalan sekitar pasar. 

“Kami harap bisa tepat waktu, tetap biaya dan tertib administrasi. Semoga pelaksanaan pembangunan berjalan lancar serta terjamin kualitas konstruksinya,” tutur Cakra Nagara. (ves/bun/ria)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP