alexametrics
Sabtu, 28 Nov 2020
radarsolo
Home > Klaten
icon featured
Klaten

Hujan Deras Dini Hari Tumbangkan Sejumlah Pohon, Timpa Rumah Warga

22 November 2020, 13: 21: 01 WIB | editor : Perdana

Penanganan pohon tumbang di wilayah Kecamatan Wedi oleh rewalan dan warga setempat.

Penanganan pohon tumbang di wilayah Kecamatan Wedi oleh rewalan dan warga setempat. (RELAWAN WEDI FOR RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN - Hujan deras disertai angin ribut terjadi di tiga kecamatan pada Minggu (22/11) dini hari sekitar Pukul 02.30. Meliputi Kecamatan Wedi, Bayat, dan Gantiwarno, yang menyebabkan sejumlah pohon tumbang.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, pohon tumbang di Kecamatan Wedi terjadi di Desa Talun. Sebuah pohon jati berukuran 30 cm roboh menimpa rumah milik Rochmat di Dusun Jlumbang. Kerusakan ringan pada atap dan genting dan ditaksir kerugian sebesar Rp 800 ribu.

Ada pula pohon talok dengan diameter 20 cm roboh dan menutup akses jalan kampung di Dusun Tegalsari. Begitu juga pohon trembesi dengan diameter 30 cm di Dusun Sembung menutup akses jalan pula.

Selanjutnya, masih di wilayah Kecamatan Wedi di Desa Sembung,  juga terdapat pohon talok dengan diameter 30 cm menutup akses jalan dusun setempat.

Sementara itu, untuk wilayah Kecamatan Bayat, sebuah pohon sengon dengan diameter 20 cm roboh melintang dan menutup akses jalan di Dusun Tugurejo, Desa Wiro. Sedangkan pohon roboh di Kecamatan Gantiwarno terjadi di dua desa, yakni Ketitang dan Mutihan.

Untuk di Desa Ketitang terdapat pohon jati dengan diameter 10 cm roboh dan menutup akses jalan Ketitang-Tangkisan, Gantiwarno. Sedangkan di Desa Mutihan terdapat pohon mindi dengan diamter 10 cm roboh dan menutup akes jalan Mutihan-Jetak.

Beberapa komunitas relawan yang ada di sekitar robohnya pohon langsung melakukan penanganan dengan melibatkan TNI/Polri dan warga setempat. Seperti yang dilakukan para relawan di Kecamatan Wedi.

“Kalau untuk hujan deras di wilayah Kecamatan Wedi sekitar pukul 02.30. Hujan baru reda sekitar pukul 06.00. Ada beberapa pohon yang tumbang langsung kami lakukan penanganan,” jelas Budi Santoso, koordinator Relawan Wedi.

Budi menyebut, saat penanganan sempat terjadi kendala karena terdapat pohon yang menimpa kabel. Oleh karena itu, pihaknya harus melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan PLN untuk dilakukan pemadaman aliran listrik dulu. Budi pun memastikan tidak ada korban jiwa dari robohnya sejumlah pohon tersebut.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Klaten Sip Anwar menegaskan, jajarannya siap menghadapi musim penghujan. Terlebih lagi sudah kerap terjadi bencana banjir di wilayah Klaten selatan, meliputi Prambanan, Gantiwarno, Wedi, Bayat, Cawas hingga Karangdowo sepanjang aliran Sungai Dengkeng.

“Memang sudah rutin terjadi di titik tersebut sehingga kami tetap waspada. Tapi harapannya aliran Sungai Dengkeng lancar karena di wilayah Sukoharjo sudah dilakukan normalisasi. Begitu juga di wilayah Klaten, sehingga alirannya lebih lancar. Jika nantinya terjadi banjir akan dilakukan penanganan secara gotong royong,” jelasnya.

Di samping itu, BPBD telah mengantisipasi terjadinya banjir dengan kegiatan bersih-bersih sungai yang rutin dilaksanakan setiap pekan. Dengan upaya pembersihan sungai itu diharapkan aliran sungai menjadi lancar. (ren/ria)

 

 


(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya