alexametrics
Rabu, 20 Jan 2021
radarsolo
Home > Karanganyar
icon featured
Karanganyar

UMK Karanganyar 2021 Rp 2,055 Juta, Tertinggi se Solo Raya

Apindo: No Comment

23 November 2020, 14: 59: 28 WIB | editor : Perdana

Kepala Disdagnakerkop UKM Karanganyar Martadi.

Kepala Disdagnakerkop UKM Karanganyar Martadi. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Karanganyar pada 2021 mengalami kenaikan 3,27 persen. Dengan kenaikan tersebut, maka besaran UMK Karanganyar di 2021 kembali menjadi yang tertinggi dibandingkan daerah lain di eks Karesidenan Surakarta. Yakni Rp 2.054.040.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Tenaga Kerja Koperasi  UKM (Disdagnakerkop UKM) Karanganyar Martadi mengungkapkan, Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo telah mengeluarkan surat keputusan (SK) mengenai UMK di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.  Dengan adanya kenaikan UMK ini, pihakya segera melakukan sosialisasi, baik kepada perusahaan maupun para pekerja.

“UMK sudah ditetapkan. Karanganyar masih tertinggi di Solo Raya. Usulan kenaikan  sebesar 3,27 persen ini disampaikan oleh bupati setelah sebelumnya saat sidang  penetapan UMK, baik serikat pekerja maupun pengusaha yang diwakili Apindo tidak menemukan kata sepakat. Kenaikan UMK ini juga mengacu kepada surat dari gubernur Jawa Tengah tentang penetapan UMP tahun 2021,” ujar Martadi.

Terkait dengan kemungkinan adanya permohonan penangguhan penerapan UMK 2021 oleh perusahaan, Martadi  mengatakan, hal itu merupakan hak perusahaan.

“Ya Kalau teman-teman dari pengusaha keberatan, perusahaan dapat mengajukan  penangguhan,” kata dia.

Ditanya terkait dengan tingginya UMK Karanganyar dibanding daerah lain beberapa tahun ini, Martadi mengungkapkan, hal tersebut sudah mengacu PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Kenaikan UMK juga disesuaikan dengan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) Jateng 3,27 persen.

Jika dihitung, UMK Karanganyar tahun ini sebesar Rp 1.988.000, ditambah dengan kenaikan yang mengacu UMP 3,27 persen, maka mengalami kenaikan sekitar Rp 55.000. Hal itu yang menjadi dasar usulan dari bupati untuk menentukan UMK di Kabupaten Karanganyar. Dan jika dibulatkan ke atas maka UMK Karanganyar untuk tahun 2021 adalah Rp 2.055.000.

Di sisi lain, ketika dimintai konfirmasi mengenai kenaikan UMK 2021, Ketua Apindo Karanganyar Edy Darmawan enggan memberikan keterangan. Melalui pesan singkatnya, Edy menolak memberikan tanggapan.

“Tanggapan saya, tidak berkomentar,” singkat Edy.

Sebagai informasi, sebelumnya Apindo Karanganyar mengaku kecewa dengan usulan kenaikan UMK yang diajukan oleh bupati. Apindo mendesak agar dilakukan revisi terhadap kenaikan tersebut.

Sementara itu, Koordinator Forum Komunikasi Serikat Buruh Karanaganyar (FKSBK) Eko Supriyanto menyambut baik keputusan  mengenai UMK 2021. Dan mengapresiasi Bupati Karanganyar Juliyatmno yang telah mengusulkan dan merkomendasi UMK Karanganyar dinaikkan.

“Kaum buruh berharap dengan adanya kenaikan ini, ekonomi akan bergerak menuju lebih baik atau pertumbuhan positif. Karena dengan kenaikan ini mereka (pekerja) akan membelanjakan upahnya untuk kebutuhan sehari-hari,” terang Eko. (rud/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news