alexametrics
Senin, 25 Jan 2021
radarsolo
Home > Sukoharjo
icon featured
Sukoharjo

Puluhan Warga Sukoharjo Terpapar Covid Usai Studi Banding ke Jepara

23 November 2020, 18: 05: 06 WIB | editor : Perdana

Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati.

Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati. (RADAR SOLO PHOTO)

Share this      

SUKOHARJO – Sebanyak 20 orang positif terpapar Covid-19 usai studi banding ke Kabupaten Jepara. 

Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan, sebanyak 20 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut adalah pengusaha, tetangga, dan pekerjanya. Diketahui pada akhir Oktober lalu, mereka melakukan studi banding ke Jepara.

"Pengusaha asal Sukoharjo kota. Studi banding ke Jepara 32 orang, naik bus. Ada tetangga dan pekerjanya," kata Yunia, Senin (23/11).

Sepulang dari Jepara, ada yang mulai merasakan demam dan melakukan pengobatan sendiri. Namun, setelah dirasa keluhan tidak berkurang, yang bersangkutan dirawat di rumah sakit.

"Saat dilakukan swab hasilnya positif. Kemudian dilakukan tracking. Ada 20 orang yang positif," bebernya.

Sementara itu, berdasarkan analisa kasus baru hingga periode 16 – 22 November terdapat tambahan 226 pasien Covid-19. Jumlah ini mengalami kenaikan dibanding periode yang sama pekan sebelumnya, yang sebanyak 155 kasus. 

Sebagian besar kasus yang ditemukan adalah kasus konfirmasi tanpa gejala, yakni sebanyak 173 orang (76,5 persen). Sementara kasus konfirmasi dengan gejala sebanyak 53 orang (23,5 persen).

"Dilihat dari asal penemuan kasus, paling banyak merupakan hasil penulusuran kontak erat oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo yaitu sebanyak 143 kasus (63,3 persen)," jelas Yunia.

Setidaknya muncul 16 klaster penularan baru periode 16-22 November dengan jumlah terkonfirmasi positif sebanyak 108 orang. Di antaranya, riwayat studi banding ke Jepara 20 orang, klaster SMAN 1 Polokarto 11 orang, keluarga PPA gereja sembilan orang, nakes RS swasta di Sukoharjo delapan orang. 

Selain itu, ada dua klaster lama yang masih terjadi penularan. Yakni klaster rumah sakit di Kabupaten Sukoharjo bertambah tujuh orang, sehingga total menjadi 26 orang positif Covid-19. Kemudian, kontak erat kasus konfirm nomor 1200 klaster keluarga dan perangkat Desa Langenharjo bertambah empat orang, sehingga total menjadi lima orang positif Covid-19.

"Kasus positif per 22 November kemarin sudah mencapai 1.563 orang, 1.173 orang di antaranya sembuh dan 77 orang meninggal. Saat ini, kasus positif aktif masih 313 orang yang terdiri dari 240 orang isolasi mandiri, tiga isolasi rumah sehat, dan 70 orang rawat inap rumah sakit," pungkasnya. (kwl/ria)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 
Follow us and never miss the news