alexametrics
Sabtu, 23 Jan 2021
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Pedagang Reaktif, 3 Kios Sembako di Pasar Gede Tutup Sementara

23 November 2020, 19: 47: 40 WIB | editor : Perdana

Aktivitas jual beli di Pasar Gede tetap berjalan normal dengan menerapkan protokol kesehatan.

Aktivitas jual beli di Pasar Gede tetap berjalan normal dengan menerapkan protokol kesehatan. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Tiga kios sembako di Pasar Gede tutup sementara usai ketiga pemiliknya reaktif setelah menjalani rapid test beberapa waktu lalu. Meski demikian, pasar tersebut dipastikan aman dan tetap melakukan aktivitas dagang secara normal.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surakarta Heru Sunardi membenarkan ada tiga kios di Pasar Gede yang tutup sejak beberapa hari terakhir ini. Penutupan ketiga kios itu lantaran pemiliknya reaktif setelah menjalani rapid test.

"Memang ada pedagang yang reaktif saat uji rapid dilakukan beberapa waktu lalu. Nah, hasil reaktif itu dilanjutkan dengan uji swab. Hasilnya belum keluar, sementara menunggu hasil, pedagang tersebut kami minta tutup terlebih dahulu untuk karantina mandiri," jelas dia, Senin (23/11).

Jika hasilnya positif, pasar tetap tidak ditutup mengingat ketiga pedagang tersebut asimptomatik atau tanpa gejala. Berbeda dengan Pasar Harjodaksino yang sempat ditutup dua kali lantaran ada pedagang yang meninggal dunia akibat Covid-19. 

"Kalau kasusnya tidak meninggal, ya di blok pedagang itu saja (yang ditutup, Red). Kalau di Blok A, ya Blok A kami sterilkan dengan desinfektan, pedagangnya kami tracing kontak. Kalau hasil uji swab itu ternyata negatif, ya sudah buka kembali tidak apa-apa," kata Heru.

Lokasi ketiga kios itu cukup dekat, namun tidak bersebelahan. Aktivitas perdagangan dari los, kios, dan toko-toko lainnya masih berjalan seperti biasa. Pasar Gede tetap buka dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. 

"Pedagang dan paguyuban sudah koordinasi untuk ikut mengawasi penerapan protokol kesehatan bersama dengan pengelola pasar. Harapannya tiga pedagang yang reaktif itu hasilnya negatif setelah swab-nya muncul," kata Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Gede Jumadi.

Pedagang berharap tidak ada kasus positif di Pasar Gede agar pembeli tak takut masuk ke dalam pasar. Jika merasa waswas , pelanggan bisa memanfaatkan aplikasi belanja online, sehingga berbelanja lebih mudah dan tidak perlu datang ke pasar. 

“Yang pasti pasar masih aman dan jangan percaya hoax yang beredar. Datang saja ke Pasar Gede, pasarnya aman, tidak perlu khawatir saat berbelanja. Yang penting patuhi protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah," tutup Jumadi. (ves/ria)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 
Follow us and never miss the news