alexametrics
Minggu, 24 Jan 2021
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Linmas Pariwisata Diterjunkan di Sejumlah Objek Wisata di Solo

26 November 2020, 19: 05: 10 WIB | editor : Perdana

Linmas Pariwisata Diterjunkan di Sejumlah Objek Wisata di Solo

SOLO - Peran  linmas pariwisata dioptimalkan sebagai corong sosialisasi dan pengawasan gerakan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) di objek wisata maupun saat ada gelaran event berskala terbatas. Ini penting dilakukan guna menekan penyebaran Covid-19 di Kota Bengawan.

Kepala Satpol PP Kota Surakarta Arif Darmawan mengatakan, peran linmas pariwisata sejak dibentuk awal 2019 lalu bertujuan membantu promosi kepariwisataan di Kota Bengawan. Selain itu, dapat berperan menjadi guide atau pemandu wisata. Tugasnya memperkenalkan potensi wisata lokal kepada para wisatawan.

“Pada masa pandemi ini, peran promosi kepariwisataan itu ditambah dengan peran sosialisasi dan pengawasan penerapan prokes (protokol kesehatan) di sejumlah objek wisata maupun penyelenggaraan event di Kota Solo,” ujarnya.  

Peran linmas wisata selama pandemi adalah memastikan protokol kesehatan berjalan baik. Mereka bisa memberi penjelasan ke berbagai pihak, baik pengelola objek wisata atau penyelenggara event hingga pada pengunjung. Misalnya bila tempat cuci tangan kurang banyak bisa mengingatkan pengelola, bila ada pengunjung abai bisa langsung ditegur. “Fungsi linmas ini diperkuat untuk mempopulerkan gerakan 3M di lokasi wisata,” papar Arif.

Linmas wisata diisi oleh sejumlah linmas dari sejumlah kelurahan di Kota Solo. Saat bertugas, mereka mengenakan hand band khusus warna oranye. Mereka juga akan diberi seragam khusus. "Warnanya tetap hijau, namun ada corak batiknya. Ini sedang dalam proses pembuatan,” beber dia.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta Hasta Gunawan menambahkan, ide linmas pariwisata itu muncul karena terinspirasi keberadaan polisi wisata. Hanya saja, perannya sedikit dimodifikasi lebih pada upaya persuatif dan pencegahan. Khusus pada masa pandemi ini, mereka juga memiliki tanggung jawab untuk pengawasan protokol kesehatan di objek wisata. 

Keberadaan linmas wisata ini sangat membantu dalam penerapan dan pengawasan protokol kesehatan. "Yang lebih penting bukan bagaimana linmas wisata menegur dan mengingatkan, tapi yang penting adalah kesadaran masyarakatnya,” tutur Hasta. (ves/bun/ria)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 
Follow us and never miss the news