alexametrics
Sabtu, 23 Jan 2021
radarsolo
Home > Jateng
icon featured
Jateng

Pilkada Boyolali & Klaten Dapat Pengawalan Khusus dari Kepolisian

30 November 2020, 04: 35: 45 WIB | editor : Perdana

Para pengungsi di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang di tempat evakuasi ementra (TES).

Para pengungsi di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang di tempat evakuasi ementra (TES). (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Sembilan hari jelang pencoblosan pilkada, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthi memberi atensi khusus terhadap Boyolali dan Klaten. Sebab, dua daerah ini juga rawan menghadapi bencana erupsi Merapi. Karena itu, polda pun menempatkan personel khusus yang bertugas di dua daerah ini. 

Selain itu, seluruh personel yang akan bertugas mengamankan tempat pemungutan suara (TPS) dan para pejabat polisi di satuan wilayah diwajibkan menjalani swab test. Ini dilakukan agar ada jaminan mereka yang bertugas benar-benar bebas Covid-19.  

“Dua wilayah itu (Klaten dan Boyolali) yang rawan karena ada operasi kontijensi erupsi Gunung Merapi. Magelang sedikit aman karena tidak ada pilkada. Jadi Boyolali dan Klaten perlu diwaspadai. Kita doakan tidak meletus,” kata Luthfi saat berkunjung ke Kota Bengawan belum lama ini.

Kapolda menegaskan, ada konsentrasi khusus anggota Polri di dua wilayah itu. Sebab, selain mengamankan TPS, mereka juga harus menghadapi situasi bencana erupsi yang sewaktu-waktu bisa terjadi. 

“Jadi anggota yang terlibat operasi mantap praja akan dibedakan. Kita pisah dengan kontijensi di wilayah Merapi yang saat ini siaga tiga,” tegas dia.

Kapolda sudah minta kepada jajarannya agar terus berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu setempat terkait perkembangan situasi pilkada di tiap-tiap daerah. Mereka harus bersinergi agar pelaksanaan pilkada berjalan lancar, masyarakat juga aman.

Sementara sebagai antipasi agar tidak terjadi penularan Covid-19, Luthfi mengatakan, belasan ribu anggotanya yang akan bertugas dalam Operasi Mantap Praja Candi 2020 bakal menjalani swab test.  Tidak hanya bagi anggota Polri yang akan bertugas mengawasi pilkada. Namun, juga bagi pejabat utama hingga perwira di masing-masing satuan.

“Ini sedang berlangsung. Saya pastikan H-3 pencoblosan seluruh anggota yang terlibat Operasi Mantab Praja Candi 2020 sudah swab test. Ini menjadi jaminan, agar pada hari H pencoblosan hingga pasca pencoblosan semua klir,” ujar Luthfi

Mantan Kapolresta Surakarta ini mengatakan, persiapan sudah dilakukan demi mengamankan pilkada serentak di 21 kabupaten/kota di wilayah Provinsi Jateng. Sebanyak 14 ribu personel akan diterjunkan guna mengamankan pilkada.

“Kami juga punya powerhand di masing-masing eks karesidenan. Ada satu SSK Brimob yang setiap saat bisa kami gerakan mana kala eskalasi meningkat,” papar Luthfi. (atn/bun/ria)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news