alexametrics
Sabtu, 23 Jan 2021
radarsolo
Home > Wonogiri
icon featured
Wonogiri

Hari Pertama Waduk Gajak Mungkur Dibuka, Diserbu Ratusan Pengunjung

30 November 2020, 05: 20: 59 WIB | editor : Perdana

Wisatawan mengunjungi objek wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) yang mulai beroperasi Minggu (29/11).

Wisatawan mengunjungi objek wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) yang mulai beroperasi Minggu (29/11). (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Ratusan wisatawan mengunjungi objek wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) setelah dibuka perdana pada era new normal ini, mulai Minggu (29/11). Sudah hampir sembilan bulan objek wisata kebanggaan Wonogiri itu ditutup karena pandemi Covid-19.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur Pardianto mengatakan, pada hari pertama dibuka kembali WGM baru sebagian wahana yang diizinkan dinikmati pengunjung. Sebagian wahana lain perlu disentuh kembali karena sudah hampir sembilan bulan ditutup.

“Waterboom dan Omah Walik belum dibuka. Kalau untuk wahana ontang-anting dan perahu sudah dibuka. Sabtu (28/11) sudah kami simulasikan (penerapan protokol kesehatan, Red),” ungkapnya.

Dia memprediksi, pada pekan depan seluruh wahana di objek wisata itu sudah bisa dibuka sepenuhnya. WGM mulai dibuka pukul 08.00 hingga 16.00. Pantauan Jawa Pos Radar Solo, hingga pukul 11.30 kemarin, sudah ada ratusan orang masuk area itu. Setidaknya ada 430 orang plesiran ke WGM. Sebagian pedagang juga belum mulai berjualan.

Saat tiba di loket masuk, para pengunjung dicek dulu suhu tubuhnya terlebih dahulu. Suara imbauan untuk menerapkan protokol kesehatan juga terdengar dari pelantang di beberapa titik.

Di berbagai wahana, tak hanya pengunjung usia dewasa yang datang. Namun, anak-anak pun tampak asyik bermain di wahana yang disediakan. Petugas juga terlihat mengingatkan pengunjung yang tidak memakai masker dengan benar. Beberapa pimpinan OPD terkait, yang dipimpin Sekda Wonogiri Haryono turut datang mengecek ke lokasi. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dispora) Wonogiri Pranata menuturkan, objek wisata yang dikelola oleh pemerintah yang diizinkan dibuka memang baru WGM. Objek wisata lainnya akan menyusul dibuka. Setidaknya sudah ada 12 objek wisata yang dikelola oleh desa dan swasta yang mengajukan izin pembukaan.

“Teman-teman sudah verifikasi ke lapangan. Saat ini sedang dilakukan simulasi. Kalau protokol kesehatannya terpenuhi bisa dibuka. Kalau tak mematuhi, maka akan dievaluasi,” kata dia.

Pihaknya mengaku terkejut dengan animo masyarakat yang datang di hari pertama dibukanya WGM. “Ini surprise, animo masyarakat ternyata luar biasa. Kami akan pantau terus pelaksanaan protokol kesehatannya seperti apa di sini,” kata dia.

Sekda Wonogiri Haryono mengatakan, pembukaan WGM di hari pertama akan dievaluasi. Karena gerimis mengguyur kemarin, banyak wisatawan yang berteduh di sekitarnya. Selain itu, sejumlah pengunjung yang merupakan satu keluarga sulit menerapkan jaga jarak.

“Karena itu, kami ingatkan teman-teman di sini supaya pengeras suara terus mendengungkan imbauan. Yang di lapangan juga kami minta untuk mengingatkan protokol kesehatan,” kata dia.

Ke depan, pihaknya bakal meminta satpol PP, TNI/Polri dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Wonogiri untuk terjun ke lapangan. Mereka bakal didatangkan saat hari-hari libur, di mana potensi keramaian wisatawan tinggi.

“Mereka ini akan membantu petugas di sini. Dalam arti agar para pengunjung atau wisatawan bisa menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” kata dia. (al/bun/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news