alexametrics
Jumat, 22 Jan 2021
radarsolo
Home > Klaten
icon featured
Klaten

6 CCTV Dipasang di Barak Pengungsian Merapi

03 Desember 2020, 13: 47: 55 WIB | editor : Perdana

Pengungsi di TES Desa Balerante dan Tegalmulyo terpantau dari Pos Induk Pemantauan Merapi di Pendapa Pemkab Klaten, kemarin (2/12).

Pengungsi di TES Desa Balerante dan Tegalmulyo terpantau dari Pos Induk Pemantauan Merapi di Pendapa Pemkab Klaten, kemarin (2/12). (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Dinas Komunikasi dan Infomatika (Diskominfo) Klaten menambah enam closed circuit television (CCT) di tempat evakuasi sementara (TES) pengungsi Merapi di Desa Balerante dan Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten.  

Pemasangan CCTV ini untuk menampilkan kondisi tekini di dua lokasi barak pengungsian. Termasuk merekam aktivitas kegiatan warga yang hasilnya bisa dipantau langsung secara real time di Posko Induk Pendapa Pemkab Klaten.

“Sejak penetapan kenaikan status Gunung Merapi dari waspada menjadi siaga, diskominfo sesuai kewenangan tugas dan fungsinya melakukan penguatan jaringan internet dan komunikasi publik secara maksimal. Termasuk pemasangan enam CCTV di dua lokasi TES tersebut,” jelas Kepala Diskominfo Klaten Amin Mustofa.

Sementara CCTV ini baru dipasang di dua lokasi, yakni TES Balerante dan Tegalmulyo. Masing-masing terdapat tiga titik yang dipasang pada Jumat (27/11) lalu. “Saat ini video pemantauan CCTV di TES Balerante dan Tegalmulyo bisa dilihat di Posko Induk Pantauan Merapi di Pendapa Pemkab Klaten. Pemasangan enam CCTV ini tidak ada kendala karena jaringan internet sudah tersedia,” jelas Amin.

Dia menjelaskan, pemasangan CCTV itu difokuskan pada titik pantau kedatangan pengungsi, bilik pengungsian, dan dapur umum. Apabila nanti ada tamu luar kota meninjau, tidak harus ke lokasi maupun bertemu dengan pengungsi. Justru kontak langsung dapat dihindari karena masih pandemi Covid-19 sehingga pemerintah lebih berhati-hari.

Pengadaan CCTV yang dipasang di dua TES itu merupakan bantuan dari keluarga besar Kopri Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 25 juta. Ke depan pemasangan CCTV ini tidak hanya dilakukan di Balerante dan Tegalmulyo.

“Satu paket berikutnya akan dipasang di GOR Kalimosodo berjarak 3,5 km dari Desa Sidorejo. Untuk pemasangan di titik TES di Sidorejo ini dibutuhkan radio wireless untuk memasukkan jaringan internet,” tambahnya.

Selain sudah memasang kamera CCTV di lokasi pengungsian sementara, diskominfo juga telah menambah bandwidth dari 10 Mbps menjadi 30 Mbps di lokasi yang sama. Hal itu untuk meningkatkan akses internet bagi para pengungsi.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten Nur Tjahjono Suharto menjelaskan, layar monitor di Pos Induk Pantauan Merapi di Pendapa Pemkab Klaten memperlihatkan kondisi terkini TES di Baleante dan Tegalmulyo. Hal ini menjadikan fasilitas bagi donatur yang ingin naik ke atas cukup melalui pantauan dari layar itu saja.

“Artinya sebenarnya tidak perlu banyak orang sampai ke atas. Cukup memantau dari bawah sehingga hanya hal-hal penting saja untuk naik ke atas. Hal ini demi menjaga situasi dan kenyamanan warga yang ada di TES,” jelasnya.

Selain itu, bila ada hal yang diperlukan di TES cukup dipantau dari Pos Induk Pantauan Merapi di Pendapa Pemkab Klaten. Termasuk bantuan akan lebih menyasar karena bisa dipantau secara langsung. “Pergerakan warga juga bisa terpantau secara langsung sehingga mengambil kebijakan bisa diamati dari Posko Induk,” jelasnya. (ren/bun/ria) 

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news