alexametrics
Sabtu, 16 Jan 2021
radarsolo
Home > Klaten
icon featured
Klaten

RS Waswas Lonjakan Kasus Positif usai Libur Panjang Akhir Tahun

03 Desember 2020, 21: 44: 22 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Ruang isolasi khusus merawat pasien Covid-19 di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten, Kamis (3/12).

Ruang isolasi khusus merawat pasien Covid-19 di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten, Kamis (3/12). (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Rumah sakit (RS) rujukan pasien Covid-19 di Klaten waswas. Terutama jelang libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021 (Nataru). Berpotensi besar terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Sebab ruangan dan bed perawatan pasien yang ada sudah overload.

Salah satunya Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Saat ini rumah sakit pelat merah milik pemerintah pusat tersebut sudah full. Dari kapasitas 23 bed di ruang isolasi, dihuni 27 pasien per Kamis (3/12).

“RSUP sudah full. Jadi, pasien yang kondisinya membaik, kami arahkan lanjut isolasi mandiri di rumah. Hari ini (kemarin) kami pulangkan dua pasien dengan kondisi baik,” terang Direktur Medik, Keperawatan, dan Penunjang RSUP dr. Soreadji Tirtonegoro Klaten Juli Purnomo, Kamis (3/12).

Selama isolasi mandiri di rumah, pasien bersangkutan diimbau menerapkan 3M. Yakni mengenakan masker, rutin mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak dengan anggota keluarga lainnya. Isolasi di bawah pengawasan Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten hingga sembuh.

Nah, manajemen bed ini diharapkan bisa memfasilitasi pasien positif dengan gejala berat maupun memiliki penyakit penyerta (komorbit). “Senin (30/11), kami sudah pulangkan lima pasien. Sekarang ini prioritas pasien terkonfirmasi yang memiliki gejala,” imbuhnya.

Juli mengimbau agar Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten mengambil langkah-langkah strategis. Menekan angka penyebaran kasus positif pascalibur panjang Nataru. Berkaca pengalaman long weekend akhir Oktober lalu. Di mana terjadi lonjakan kasus positif cukup signifikan di Kota Bersinar.

“Rencana kami akan tambah fasilitas perawatan bagi pasien positif. Sekitar 20 bed. Penambahan memperhatikan keamanan tenaga kesehatan (nakes) dan pasien,” bebernya. Selain tambah bed, RSUP juga siapkan bangsal dan ruangan persalinan bagi ibu hamil (bumil) terkonfirmasi positif Covid-19. Karena harus jalani operasi sesar.

Sementara itu, Dinks sudah memiliki tempat isolasi alternatif bagi pasien positif. Yakni Hotel Edotel di lingkungan SMKN 3 Klaten. Khusus menampung pasien tanpa gejala. Nantinya, bakal beralih peran jadi tempat transit pasien yang memiliki gejala. Sebelum dirujuk ke rumah sakit.

“Pasien yang terkonfirmasi positif tanpa gelaja, diarahkan isolasi mandiri di rumah. Wajib menerapkan 3M dan protokol kesehatan ketat,” papar Kabid Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Dinkes Klaten Anggit Budiarto. (ren/fer)

(rs/ren/fer/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news