alexametrics
Rabu, 03 Mar 2021
radarsolo
Home > Karanganyar
icon featured
Karanganyar

Berwisata Aman, Wajibkan Pakai Masker

15 Desember 2020, 18: 10: 06 WIB | editor : Perdana

KOMITMEN BERSAMA: Pengelola salah satu ekowisata di Tawagmangu rutin menyemprotkan cairan disinfektan. Hal itu untuk memastikan lokasi wisata aman dari penyebaran Covid-19.

KOMITMEN BERSAMA: Pengelola salah satu ekowisata di Tawagmangu rutin menyemprotkan cairan disinfektan. Hal itu untuk memastikan lokasi wisata aman dari penyebaran Covid-19. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Isu karantina bagi pengendara yang melintas di Kota Surakarta masih membuat pelaku wisata Karanganyar waswas. Untuk itu, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar menegaskan berwisata di Karanganyar tetap aman selama menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Kepala Disparpora Kabupaten Karanganyar Titis Srijawoto mengungkapkan, banyak aduan dari sejumlah pengelola pariwisata terkait dengan kebijakan tersebut.

”Beberapa sempat mengeluh kalau kebijakan di kota Surakarta sangat berpengaruh terhadap wisatawan yang akan ke Karanganyar. Makanya kami menegaskan kalau mau ke Karanganyar tidak usah lewat Solo, langsung masuk tol saja dan keluar di wilayah Karanganyar,” terang Titis, kemarin (14/12).

Diungkapkan Titis, sampai sejauh ini pengelola wisata di Bumi Intanpari masih komitmen dalam menerapkan prokes ketat bagi pengunjung.

”Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada klaster untuk wisata. Karena pengelola sendiri sejak Juni lalu berkomitmen dan bertangung jawab untuk pelaksanaan protokol kesehatannya,” jelasnya.

Ditanya terkait dengan omzet sejumlah objek wisata di Kabupaten Karanganyar, Titis mengungkapkan, ada penurunan dibanding tahun sebelumnya, yakni sekitar 30-40 persen.

”Penurunan omzet karena sempat ditutup selama dua bulan di awal pandemi lalu,” jelasnya.

Pengeloa ekowisata Lawu Camp Tawangmangu Pujo Santoso menjelaskan, semua pengelola ekowisata di Kabupaten Karanganyar sudah mulai mempersiapkan untuk libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Diakui Pujo yang juga Koordintor Asosiasi Pengelola Ekowisata Lawu (APeWL), pengelola sepakat untuk membatasi jumlah pengunjung. Selain itu setiap saat pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi wisata.

”Yang terpenting adalah pengawasan terhadap wisatawan itu sendiri. Tim internal dari satgas yang kami bentuk, setiap saat akan memantau. Kalau ada yang tidak pakai masker atau tidak jaga jarak kami akan tegur. Karena sebelum masuk, kami sudah lakukan pengecekan,” tegas Pujo. (rud/adi)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news