alexametrics
Senin, 08 Mar 2021
radarsolo
Home > Ekonomi & Bisnis
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Mulai Hari Ini, Penumpang Kereta Jarak Jauh Wajib Rapid Test Antigen

22 Desember 2020, 11: 50: 56 WIB | editor : Perdana

Ilustrasi kereta api

Ilustrasi kereta api (RADAR SOLO PHOTO)

Share this      

SOLO - Mulai hari ini (22/12), PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerapkan syarat rapid test antigen untuk penumpang kereta api (KA) jarak jauh. Penumpang KA jarak jauh di Pulau Jawa wajib menunjukkan hasil rapid test antigen negatif sebagai syarat keberangkatan. Syarat ini diberlakukan hingga 8 Januari 2021 mendatang.

Aturan tersebut sesuai dengan Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 3 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Covid-19. Dan Surat Edaran Kemenhub Nomor 23 Tahun 2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian Selama Masa Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Covid-19.

“KAI mematuhi seluruh aturan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 melalui moda transportasi kereta api,” ungkap Executive Vice President (EVP) Corporate Secretary PT KAI Dadan Rudiansyah.

Penumpang KA jarak jauh di Pulau Jawa wajib menunjukkan surat keterangan hasil rapid test antigen negatif Covid-19 yang berlaku selambat-lambatnya tiga hari sebelum tanggal keberangkatan (H-3). Sedangkan untuk perjalanan KA jarak jauh di Pulau Sumatera, penumpang wajib menunjukkan surat keterangan hasil rapid test antibodi nonreaktif atau tes PCR negatif Covid-19 yang berlaku selambat-lambatnya 14 hari sebelum tanggal keberangkatan (H-14).

“Syarat-syarat tersebut tidak diwajibkan untuk penumpang KA jarak jauh berusia di bawah 12 tahun,” tegasnya.

Sebagai peningkatan pelayanan kepada para calon penumpang, KAI menyediakan layanan rapid test antigen di stasiun dengan harga Rp 105 ribu, mulai Senin (21/12). Layanan ini tersedia melalui Sinergi BUMN dengan Rajawali Nusantara Indonesia Grup.

Di tahap awal, layanan tersebut tersedia di Stasiun Gambir, Pasar Senen, Kiaracondong, Cirebon Prujakan, Tegal, Semarang Tawang, Jogjakarta, Surabaya Gubeng, dan Surabaya Pasar Turi. Lantaran proses pelayanan rapid test antigen memakan waktu lebih lama dibandingkan rapid test antibodi, maka calon penumpang agar menyiapkan waktu yang cukup untuk melakukan tes tersebut.

"Masyakarat yang ingin menggunakan layanan rapid test antigen di stasiun diimbau untuk melakukannya H-1 perjalanan untuk menghindari keterlambatan jika dilakukan di hari keberangkatan,” jelasnya.

Dadan menambahkan, layanan ini merupakan alternatif yang dihadirka KAI untuk kemudahan calon penumpang. Selain di stasiun, calon penumpang juga bisa menggunakan hasil rapid test antigen dari rumah sakit atau klinik yang terpercaya.

“Kami juga mengingatkan kepada para pelanggan agar selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan sehat sampai di tujuan,” pungkasnya. (aya/ria)


(rs/aya/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 
Follow us and never miss the news