alexametrics
Sabtu, 23 Jan 2021
radarsolo
Home > Sepak Bola
icon featured
Sepak Bola

3 Januari, Skuat Bhayangkara Solo FC Mulai Latihan di UNS

26 Desember 2020, 21: 52: 59 WIB | editor : Perdana

Rangga Muslim saat berlatih dengan tim Bhayangkara FC di Jakarta, Oktober lalu.

Rangga Muslim saat berlatih dengan tim Bhayangkara FC di Jakarta, Oktober lalu. (DOK BHAYANGKARA SOLO FC)

Share this      

SOLO – Setelah bulan lalu diresmikan berkandang di Kota Solo, skuat Bhayangkara Solo FC segera berkumpul pada awal 2021. Tampaknya tim berjulukan The Guardians ini ingin secepatnya melakukan persiapan untuk menghadapi kompetisi yang bakal digulirkan Februari mendatang. Indra Kahfi dan kawan-kawan akan menjalani latihan rutin.

"Tanggal 3 Januari nanti disuruh kumpul ke Solo untuk kembali berlatih sesuai program yang ditetapkan klub. Kami akan langsung ke mes yang berada di kompleks kampus UNS," ungkap gelandang Bhayangkara Solo FC Rangga Muslim Perkasa.

Rangga Muslim sendiri saat ini masih berada di Jogjakarta. Dia masih aktif berlatih secara mandiri, termasuk meramaikan beberapa laga amal. Salah satunya di Klaten pekan lalu. Ia bersama bek sayap PSS Sleman, Derry Rachman Noor bermain dalam sebuah laga eksibisi di daerah Prambanan.

Meski cukup aktif, Derry menegaskan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. ”Selain latihan untuk persiapan di Solo, sewajarnya juga harus memproteksi diri dalam kondisi wabah virus corona. Protokol kesehatan dan kebiasaan baru yang dicanangkan pemerintah, tetap harus diutamakan,” papar dia.

Sementara itu, dengan kepindahan masrkas Bhayangkara Solo FC dari Jakarta ke Solo, diakui Rangga Muslim, memang perlu adaptasi di lingkungan baru. Dia yakin, tim asuhan Paul Munster bisa berprestasi dan mengharumkan nama Kota Solo.

“Saya rasa hanya perlu sedikit penyesuaian dan adaptasi, tapi itu tidak menjadi masalah karena kompetisi juga akan difokuskan di Pulau Jawa, jadi ini sangat baik,” katanya.

“Harapan saya, Bhayangkara Solo bisa meraih gelar juara di Solo dan membawa pengaruh positif untuk kemajuan sepak bola di Solo,” lanjut mantan pemain PSIM Jogja, PSS Sleman, hingga Persebaya Surabaya tersebut.

Rangga Muslim juga termotivasi dengan identitas ‘Solo’ yang disematkan pada nama Bhayangkara. Baginya, perubahan nama adalah hal biasa di sepak bola dan terpenting adalah pembuktian di lapangan.

“Kalau menurut saya tidak jadi masalah (perubahan nama), semoga ini bisa menjadi motivasi dan semangat baru buat saya pribadi,” tutupnya. (nik/ria)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news