alexametrics
Rabu, 20 Jan 2021
radarsolo
Home > Karanganyar
icon featured
Karanganyar

Ogah Rapid & Swab Test, Pemudik di Karanganyar Kucing-kucingan

28 Desember 2020, 01: 59: 12 WIB | editor : Perdana

Bus AKAP melintas di tol exit Kebakkramat, Minggu (27/12) sore.

Bus AKAP melintas di tol exit Kebakkramat, Minggu (27/12) sore. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Sejumlah pemudik dari Jakarta dan sekitarnya main kucing-kucingan dengan petugas. Tidak mau ribet dengan urusan rapid test dan swab test, mereka pilih turun langsung di garasi bus. Setelah itu, mereka baru pulang ke daerah asal di Sragen dan Karanganyar.  

Salah seorang penumpang asal Jakarta, Miyati, 38, mengatakan, kabar yang beredar jika akan ada sejumlah pemeriksaan protokol kesehatan di terminal dan pintu tol mulai dari Jakarta sampai ke Jawa Tengah membuat dia dan rekan-rekannya waswas. Bahkan, sebagian kawannya yang merantau memilih untuk menunda mudik. Namun, dia sendiri memberanikan diri tetap mudik naik bus umum.

“Beberapa penumpang memilih turun di garasi bus. Setelah itu, baru pesan ojek atau taksi online agar bisa sampai ke rumah,” ujarnya.

Sebelumnya, penumpang bus dari Jakarta sekitarnya yang masuk wilayah Jawa Tengah, telah menjalani pemeriksaan protokol kesehatan seperti pengecekan suhu tubuh dan wajib mengenakan masker.

“Penumpang memang dibatasi. Hanya saja turunnya itu tidak di terminal, karena menghindari pemeriksaan rapid atau swab test  itu,” terangnya.

Di lain sisi, pemkab dan jajaran Polres Karanganyar melaksanakan Operasi Lilin Candi 2020 selama 15 hari sejak 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021. Petugas akan melakukan rapid atau swab test antigen kepada pengguna jalan yang akan memasuki Kabupaten Karanganyar.

Pelaksanaan rapid atau swab test antigen dilakukan secara acak atau random terhadap sejumlah pengguna jalan yang akan masuk ke Karanganyar. Baik mereka yang melintas di jalan tol maupun jalan arteri.

“Kalau nanti ada yang reaktif, mereka kami minta langsung melakukan isolasi mandiri,” tegas Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karanganyar Sri Suboko mengatakan, sejauh ini belum ada laporan terkait adanya sejumlah penumpang yang turun di sejumlah garasi di Kabupaten Karanganyar. 

Mantan camat Jumapolo ini akan mengecek langsung sejumlah garasi bus di wilayah Karanganyar. Ini untuk memastikan jika pemudik benar-benar melaksanakan protokol kesehatan.

“Secara keseluruhan arus lalu lintas ada peningkatan, tapi tidak begitu signifikan dibanding dengan hari biasa. Kalau untuk pemantauan di garasi bus, kami sedang koordinasi dengan pengelola garasi. Kami minta jangan abaikan prokes,” terangnya. (rud/bun/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news