alexametrics
Minggu, 24 Jan 2021
radarsolo
Home > Sepak Bola
icon featured
Sepak Bola

Dua Capres Pasoepati dapat Wejangan Eks Presiden 

30 Desember 2020, 20: 00: 46 WIB | editor : Perdana

AKRAB: Agus Warsoep (kanan) dan Maryadi (kiri) saat bersilaturahmi di kios milik Maryadi.

AKRAB: Agus Warsoep (kanan) dan Maryadi (kiri) saat bersilaturahmi di kios milik Maryadi. (IST)

Share this      

SOLO, – Datang sendirian, Agus Warsoep menemui Maryadi "Gondrong" di kiosnya. Tepatnya di Pasar Klitikan, Pasar Kliwon. Ini budaya turun temurun yang dilakukan oleh junior, sowan ke senior bagi Pasoepati.

Agus tampak datang sendirian karena beberapa rekannya nampak disibukkan dengan urusan lain. Selain sowan, kedua calon presiden Pasoepati tersebut tampak membicarakan sesuatu demi kelancaran kongres VIII Pasoepati pada 10 Januari 2021 nanti.

Dari obrolan tersebut, keduanya sharing tentang Pasoepati dan berniat untuk meminimalisir pendukung grassroots agar tidak panas pada kongres yang digelar tahun ini. "Kami semua kan teman. Siapapun yang jadi, kami akan harus saling support. Misal saya yang jadi, teman-teman mas Gondrong yang berkompeten kami tarik untuk kepentingan organisasi. Begitu pula dengan sebaliknya. Karena tujuan kami sama-sama ingin membangun Pasoepati," ucap Agus Warsoep kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (30/12).

Sementara itu, Maryadi Gondrong membenarkan adanya silaturahmi dengan Agus Warsoep. Keduanya sepakat mendoakan kongres berjalan lancar tanpa suatu halangan. 

"Jika salah satu dari kami ada yang terpilih, korwil dari kami juga harus merangkul satu sama lain. Kami mempunyai satu tujuan agar Pasoepati makin solid dan kreatif," tutur Maryadi.

Di tengah-tengah silaturahmi. Keduanya menyisihkan waktu untuk menghubungi Penasehat Pasoepati, Bimo Putranto. Tujuannya agar bisa dimintai wejangan-wejangan sebelum maju di kongres nanti. Berdasarkan informasi keduanya, Bimo berpesan agar siapa yang terpilih menjadi presiden, untuk dapat menahan pendukungnya tetap damai dan tidak ada perpecahan sama sekali. Karena Pasoepati harus tetap solid dan terus bekerja sama demi mewujudkan suporter yang maju dan dewasa.

"Saran mas Bimo (eks presiden Pasoepati), biarpun bersaing, tapi harus dalam hal positif. Tidak saling menjatuhkan. Serta semua pendukung juga harus bersatu," papar Gondrong.

Terpisah, bicara tentang calon presiden Pasoepati yang mengeklaim ada pendukung yang sama. Gondrong angkat bicara bahwa hal tersebut. Menurutnya itu jadi suatu yang biasa dalam kongres.  "Jadi  nggak masalah para calon mengklaim dukungan. Terpenting realitanya akan diketahui saat kongres berlangsung," tuturnya.

Sebelumnya, beredar kabar pasangan lainnya yakni Prapto Koting dan Sapta Oox mengklaim mayoritas korwil wilayah Solo telah merapat ke kubunya. Hanya Korwil Laweyan yang berbeda haluan, karena mendukung pasangan Gondrong dan Agus Ismiyadi. Prapto juga menambahkan korwil baru yang mendukungnya adalah Karanganyar. 

Berbeda dengan pasangan Agus-Beto yang sebelumnya memilih enggan mempublikasikan korwil pengusung. Mereka tetap diam hingga waktu pencalonan tiba.

"Makanya dari awal saya berbeda dari paslon lain. Kami nggak mau mengeklaim korwil A, B, C yang dukung kami. Suara itu akan jelas ketika kongres berlangsung," pungkas Agus. (ryn/nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 
Follow us and never miss the news