alexametrics
Sabtu, 27 Feb 2021
radarsolo
Home > Wonogiri
icon featured
Wonogiri

Tahun Baru, Alun-Alun Wonogiri Steril Kerumunan: Nekat, Bakal Ditindak

31 Desember 2020, 17: 09: 57 WIB | editor : Perdana

Alun-Alun Giri Krida Wonogiri disterilkan dari kerumunan saat malam pergantian tahun.

Alun-Alun Giri Krida Wonogiri disterilkan dari kerumunan saat malam pergantian tahun. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Bupati Wonogiri Joko Sutopo tegas meminta masyarakat tidak berkerumun saat malam pergantian tahun. Terutama di Alun-Alun Giri Krida Bakti yang menjadi jujukan.

Semua kegiatan yang memicu kerumunan pada pergantian tahun dipastikan mendapat teguran dari personel gabungan, yang terdiri dari unsur TNI-Polri serta satpol PP.

“Tim gabungan akan berpatroli untuk mengawasi kegiatan masyarakat. Kami juga tempatkan petugas di alun-alun. Selama ini alun-alun menjadi tempat berkumpulnya massa. Pada tahun-tahun sebelumnya menjadi jujukan merayakan pergantian tahun,” beber bupati.

Bukan hanya menegur mereka yang berkerumun, petugas gabungan bakal mencegah rombongan warga yang bakal tongkrongan di alun-alun. 

Meskipun pedagang kaki lima (PKL) sudah dilarang tidak berdagang di alun-alun mulai 23 Desember hingga 3 Januari 2021, potensi kedatangan massa tetap ada. Sebab itu, pemkab tak ingin ambil risiko. Petugas pun disiagakan. 

Bupati juga memerintahkan forkompimcam berpatroli di wilayahnya masing-masing. Utamanya di kota kecamatan dan lokasi yang kerap digunakan berkumpul.

“Dengan begitu, semua pihak berada pada pemahaman yang sama. Kalau hanya mengandalkan forkompimda, tidak akan mampu. Wilayah Wonogiri luas,” tuturnya.

Ketika ada warga yang nekat bergerombol, petugas tak segan melakukan penindakan. Masyarakat harus memahami bahwa pandemi belum berakhir. 

"Harus selalu digaungkan kepada masyarakat untuk memakai masker dan menghindari kerumunan. Wonogiri masih zona merah kasus Covid-19," tandas bupati. (al/wa/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news