alexametrics
Minggu, 17 Jan 2021
radarsolo
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Sekolah Siap Belajar Tatap Muka, Cabdin Disdikbud: Tetap Akan Ditunda

01 Januari 2021, 11: 58: 48 WIB | editor : Perdana

Siswa kelas XII SMK St. Mikael Solo jalani praktikum di laboratorium sekolah setempat, November lalu.

Siswa kelas XII SMK St. Mikael Solo jalani praktikum di laboratorium sekolah setempat, November lalu. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Sejumlah SMK di Kota Solo tak sabar untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM), Januari ini. Bahkan, ada yang sudah menjadwalkan praktikum hingga teori. Namun, kesiapan sekolah ini tak mengubah keputusan Cabang Dinas (Cabdin) VII Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah untuk tetap menunda PTM sesuai instruksi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Salah satu sekolah yang paling siap menggelar PTM, yakni SMK St. Mikael Solo. Kendati sudah berkoordinasi dengan Cabdin VII, namun upaya tersebut mentah. PTM tetap ditunda karena kasus penyebaran Covid-19 di Jateng masih tinggi.

“Kami sangat siap. Siswa kami dari luar Jawa juga sudah sampai di Solo. Sekarang sedang menjalani karantina mandiri selama dua minggu. Kami tunggu sampai ada pengumuman lebih lanjut,” kata Kepala SMK St. Mikael Solo Albertus Murdianto.

Rencananya, baru 515 siswa kelas XII yang bakal menjalani PTM secara bergiliran. Tahap pertama, diikuti siswa yang berdomisili di eks Karisidenan Surakarta. Disusul siswa dari luar daerah. 

“Agenda kami, 4 Januari semua siswa sampai di Solo untuk rapid test. Lalu 11 Januari mulai masuk sekolah untuk domisili di eks Karisidenan Surakarta. Setelah siswa luar daerah selesai karantina, mereka gantian masuk. Kami tak hanya praktikum saja, namun juga pembelajaran teori,” terangnya. 

Pelaksanaan PTM dibagi dalam tiga sif, sebagai upaya mencegah kerumunan dan meminimalkan kontak antarsiswa. “Saya harap pemerintah tidak memukul rata (PTM ditunda, Red). Harusnya mempertimbangkan kesiapan sekolah,” ujarnya. 

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Surakarta Agung Wijayanto sudah menerima penundaan PTM. Dia meminta sekolah mengikuti arahan Disdikbud Jateng. “Kami menunggu edaran lebih lanjut. Persiapan sekolah tetap jalan. Kami akan selalu koordinasi dengan cabdin terkait simulasi PTM ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Cabdin VII Disdikbud Jateng Suyanta menegaskan rencana PTM Januari ini ditunda. Kendati 21 sekolah yang mengajukan diri, plus dua sekolah pilot project simulasi PTM dinilai sangat siap.

“PTM SMA/SMK ditunda. Kami sudah kumpulkan kepala sekolah untuk menjelaskan hal ini. Termasuk mengenai surat keputusan bersama (SKB) empat menteri, edaran gubernur, dan edaran kepala Disdikbud Jateng,” bebernya. 

Kendati demikian, dia mengimbau agar sekolah tetap mempersiapkan PTM hingga pemberitahuan selanjutnya. “Jika pada saatnya sudah diizinkan PTM, maka sekolah harus menaati protokol kesehatan yang ketat,” terangnya. (rgl/fer/ria) 

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news