alexametrics
Minggu, 17 Jan 2021
radarsolo
Home > Ekonomi & Bisnis
icon featured
Ekonomi & Bisnis

KRL Solo-Jogja Urung Dioperasikan Januari Ini: Masih Uji Coba Terus

05 Januari 2021, 13: 47: 02 WIB | editor : Perdana

Persiapan sarana dan prasarana untuk operasional KRL Solo-Jogja.

Persiapan sarana dan prasarana untuk operasional KRL Solo-Jogja. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Pemerintah terus melakukan uji integrasi sarana dan prasarana kereta rel listrik (KRL) Solo-Jogjakarta. Pihak Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter saat ini masih fokus pada pelayanan kereta api (KA) lokal Prameks. Sekaligus mendukung pemerintah dalam mempersiapkan layanan untuk penumpang KRL Solo-Jogjakarta nantinya.

"Yang sudah kami lakukan, gate elektronik sudah terpasang 29 unit di 10 stasiun. Yakni Stasiun Solo Balapan, Purwosari, Gawok, Delanggu, Klaten, Srowot, Brambanan, Maguwo, Lempuyangan, dan Jogjakarta. Yang on progress di Stasiun Ceper," beber Pejabat Humas Kereta Commuter Indonesia (KCI) Adli Hakim kepada Jawa Pos Radar Solo.

Seluruh kereta sudah dilengkapi penanda, rambu-rambu, dan sosialisasi aturan tata tertib menggunakan KRL. Peta rute KRL juga sudah terpasang.

Total sarana KRL ada empat rangkaian. "Rangkaian kereta tersebut telah mengikuti uji integrasi sarana prasarana di lintas Jogjakarta-Solo," sambungnya.

Pejabat Humas Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan Supandi mengatakan, KRL Solo-Jogjakarta belum beroperasi awal tahun ini. "Saat ini masih uji coba terus Solo-Jogja," ujarnya. 

Sebelumnya, KRL Solo-Jogjakarta direncanakan beroperasi pada Januari 2021. KRL ini akan menggantikan KA lokal Prameks. KRL diklaim akan lebih cepat dibandingkan KA Prameks dengan kecepatan maksimal 90 kilometer (km) per jam. Dan akan berhenti di semua stasiun antara Solo dan Jogja, atau sebanyak 11 stasiun. (aya/wa/ria)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news