alexametrics
Senin, 08 Mar 2021
radarsolo
Home > Jateng
icon featured
Jateng

Presiden Perintahkan Gubernur Divaksin Covid Pertama, Ganjar: Siaplah

06 Januari 2021, 15: 45: 03 WIB | editor : Perdana

Gubernur Ganjar Pranowo mengikuti rapat via zoom terkait Penanganan Covid-19 dan Pelaksanaan Vaksinasi yang dipimpin oleh Presiden RI, Rabu (6/1).

Gubernur Ganjar Pranowo mengikuti rapat via zoom terkait Penanganan Covid-19 dan Pelaksanaan Vaksinasi yang dipimpin oleh Presiden RI, Rabu (6/1).

Share this      

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo siap menjadi yang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 di Jawa Tengah. Hal itu menyusul perintah dari Presiden Joko Widodo saat Rapat Terbatas bersama Menteri dan Gubernur, Rabu (6/1).

Dalam rapat itu, Jokowi meminta seluruh daerah benar-benar mempersiapkan dengan matang rencana vaksinasi. Agar masyarakat tidak ragu, maka pemimpin daerah diminta memberikan contoh.

"Setelah nanti saya disuntik vaksin, saya minta di daerah orang yang pertama disuntik adalah gubernur, didampingi tenaga kesehatan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Jadi misalnya hari ini saya disuntik, besoknya giliran seluruh gubernur," kata Jokowi.

Jokowi juga menerangkan, rencananya vaksinasi dimulai pekan depan. Saat ini, pihaknya masih menunggu izin penggunaan/edar darurat (Emergency Use of Authorization) dari BPOM yang ditargetkan keluar dalam waktu dekat.

"Kalau belum ada izin itu, kita belum akan melakukan vaksinasi. Tapi kami berharap cepat, sehingga minggu depan bisa dimulai," ucapnya.

Sementara itu, Ganjar menegaskan siap menjadi yang pertama divaksin di Jawa Tengah. Menurutnya, hal itu dapat memberikan contoh pada masyarakat sehingga mereka semakin yakin.

"Saya kira perintah presiden bagus, akan bisa menjadi contoh. Saya sendiri siap. Siaplah, mosok ora siap (masa tidak siap), presiden saja siap kok. Ya memang tadi presiden memberikan catatan menunggu izin dari BPOM, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa keluar," papar Ganjar.

Dia menegaskan, Jateng sebenarnya sudah menyiapkan secara matang terkait vaksinasi. Target pertama yang disasar adalah tenaga kesehatan.

"Saya sih memberikan banyak kesempatan kepada mereka yang berhak, tapi kalau contoh dari pejabat penting, maka pejabat yang harus pertama. Saya kira, kalau pakar ngecek, BPOM ngecek, kita harus yakin. Tapi kalau memang butuh contoh, saya kira nantinya Bupati/Wali Kota bisa mengikuti setelah kami," beber gubernur.

Usulkan GeNose ke Presiden

Dalam rapat tersebut, Ganjar juga mengusulkan kepada Presiden Jokowi untuk memanfaatkan GeNose C19, alat pengecekan Covid-19 buatan Universitas Gajah Mada (UGM). Ganjar sendiri telah mencoba dan membuktikan keakuratan alat tersebut. Menurut dia, alat itu simpel, mudah digunakan, dan murah untuk meningkatkan proses tracing di seluruh daerah.

"Melihat pembahasan hari ini, terbukti bahwa memang terjadi peningkatan. Maka, kami tidak perlu panik, yang harus dilakukan adalah testing dan tracing lebih masif," kata gubernur.

Peningkatan tracing dan testing itu, imbuh Ganjar, tentu membutuhkan peralatan. Kalau semua puskesmas memiliki laboratorium PCR, maka akan gampang. Permasalahannya, tidak semua punya karena peralatan PCR sangat mahal.

"GeNose tidak, semua orang gampang menggunakan. Alatnya portabel, pengecekan cepat dan harganya murah. Maka tadi saya usulkan pada presiden semua menggunakan GeNose untuk membantu surveilans melakukan tracing," jelasnya.

Dengan GeNose, proses tracing dan testing akan semakin mudah dan cepat. Ketika ada satu yang positif, maka 30 orang kontak dekat dan erat dapat diminta meniupkan napas ke kantong dan dicek untuk mengetahui hasilnya apakah positif atau negatif.

"Dengan kecepatan itu, maka bisa dilakukan treatment dengan cepat. Oh kamu OTG tidak usah ke rumah sakit, kamu ada gejala harus dirawat dan sebagainya. Treatment nilah yang akan lebih cepat dengan GeNose. Lebih dari itu, ini karya anak bangsa yang harus didukung. Saya mendukung penuh, makanya Jateng pakai GeNose," tutupnya. (bay/ria)

(rs/bay/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 
Follow us and never miss the news