alexametrics
Selasa, 19 Jan 2021
radarsolo
Home > Sukoharjo
icon featured
Sukoharjo

Tiba di Ngruki, Ba'asyir Disambut Haru Sang Istri: Kesehatannya Baik

08 Januari 2021, 16: 57: 15 WIB | editor : Perdana

Abu Bakar Ba'asyir tiba di Ponpes Al Mukmin Ngruki, Jumat (8/1) siang.

Abu Bakar Ba'asyir tiba di Ponpes Al Mukmin Ngruki, Jumat (8/1) siang. (RYAN AGUSTIONO/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO - Setelah perjalanan darat sekitar delapan jam dari Lapas Gunung Sindur Bogor, Abu Bakar Ba'asyir akhirnya tiba di kediamannya di Dusun Ngruki, Desa Cemani, Kecamatan Grogol Jumat (8/1) siang. Tidak ada penyambutan khusus yang dilakukan pihak Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki kepada Ba'asyir.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Solo, Ba'asyir yang satu mobil dengan kedua putranya, Abdul Rohim dan Rosyid didampingi sembilan mobil, termasuk ambulans tiba di kawasan Ponpes Al Mukmin sekitar pukul 13.45. Rombongan masuk gerbang ponpes dengan lancar, sedangkan media yang meliput diberi batas tali rafia agar tak terjadi kerumunan.

Sesampai di kompleks ponpes, Ba'asyir disambut hangat oleh ustad, beberapa alumni, dan Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS). Dengan memakai busana gamis muslim dan peci putih, serta membawa tongkat, Ba'asyir berjalan pelan-pelan memasuki kediamannya.

"Assalamualaikum," ucap Ba'asyir.

Para ustad dan santri pun langsung mengucap salam balik, "Waalikumsalam". Kemudian disusul dengan teriakan kalimat takbir "Allahu Akbar", menandakan kebahagiaan bahwa pendiri Ponpes Al Mukmin sekaligus ulama mereka telah bebas setelah mendekam 10 tahun di balik jeruji besi.

Ba'asyir lantas disambut oleh istri tercinta, Aisyah Braja. Aisyah pun mencium tangan dan memeluk sang suami sambil meneteskan air mata. Kemudian disusul oleh putra pertamanya, anak perempuan.

Selepas itu, Ba'asyir mengenakan masker keluar dengan menggunakan kursi roda. Didampingi oleh para ustad, Ba'asyir menuju Masjid Baiturrohman di dalam ponpes. Sesampai di pintu, Ba'asyir tersenyum sambil melambai-lambaikan tangan kepada puluhan awak media yang berada jauh 1 km berada di pintu utama ponpes.

Beberapa alumni Ponpes Ngruki memuji ketegaran Ba'asyir dengan istrinya yang dipisahkan selama bertahun-tahun lamanya. Salah satu alumnus Ponpes Islam Al Mukmin Ngruki angkatan 2016 asal Jakarta, Muhammad Shadiq merasa bahagia dengan kebebasan ustad yang paling dihormatinya itu. Shadiw sangat bangga dengan kegigihan Ba'asyir dalam beribadah dan berdakwah sebelum dimasukkan penjara.

"Sebagai salah satu alumni, tentu kangen dengan kepribadian beliau yang tawadhu, gigih dalam beribadah dan berdakwah. Mungkin ini hanya secuil dari bentuk gembira dan kangennya saya terhadap beliau, sisanya tidak bisa dituturkan dengan kata-kata," ucap Shadiq kepada Jawa Pos Radar Solo.

Kuasa hukum Ba'asyir, Achmad Mihdan berterima kasih kepada umat muslim yang telah mendoakan kesehatan Ba'asyir dan kelancaran perjalanan dari Bogor sampai Solo.

"Terima kasih doa kalian dan Alhamdulillah kesehatan beliau baik-baik saja. Baik dari tensi, detak jantung, Insya Allah keseluruhannya baik," ucapnya kepada awak media. (ryn/ria)

Abu Bakar Ba'asyir melambaikan tangan dari pintu Masjid Baiturrohman Ponpes Al Mukmin.

Abu Bakar Ba'asyir melambaikan tangan dari pintu Masjid Baiturrohman Ponpes Al Mukmin.

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news