alexametrics
Minggu, 17 Jan 2021
radarsolo
Home > Ekonomi & Bisnis
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Meski PPKM, Optimistis Transaksi Pasar Modal Tetap Bergairah

09 Januari 2021, 17: 56: 26 WIB | editor : Perdana

Pesepeda dengan mengenakan masker melintasi jalan utama Kota Solo, Jumat (8/1). Protokol kesehatan kian gencar selama PPKM.

Pesepeda dengan mengenakan masker melintasi jalan utama Kota Solo, Jumat (8/1). Protokol kesehatan kian gencar selama PPKM. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Bursa Efek Indonesia (BEI) Solo optimistis pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tidak akan berpengaruh pada transaksi pasar modal di Kota Bengawan. Meskipun belum bisa dipastikan akan terjadi peningkatan transaksi, setidaknya transaksi tidak akan turun drastis.

“Seperti sebelumnya di saat pandemi justru investor di Solo dan sekitarnya meningkat tajam. Banyak orang memiliki waktu untuk belajar soal pasar modal. Dengan itu, kesadaran masyarakat untuk berinvestasi semakin besar," ungkap Kepala BEI Solo M. Wira Adibrata kepada Jawa Pos Radar Solo.

Wira menyebut pembatasan sosial sepanjang 2020 yang nyaris membekukan kegiatan belajar mengajar secara fisik di lingkungan kampus tak menyurutkan upaya BEI bersama dengan beberapa perusahaan efek anggota bursa (AB) dan mitra galeri investasi (GI) BEI terus melakukan sosialisasi, edukasi, dan menambah jumlah investor di Pasar Modal Indonesia melalui GI BEI.

“Terbukti dengan tetap dilaksanakannya empat periode kompetisi 10 Days Challenge 2020 dan periode keempat yang baru saja berakhir, tetap melahirkan ribuan investor baru dari kalangan civitas akademika," jelasnya.

10 Days Challenge adalah kompetisi yang diselenggarakan BEI bagi seluruh GI BEI di Indonesia. Berupa tantangan dalam melakukan pembukaan rekening efek saham sebanyak-banyaknya dalam jangka waktu 10 hari kerja.

Selain untuk memberikan apresiasi kepada GI BEI dan AB Mitra GI BEI, tujuan lain dari kompetisi ini adalah untuk meningkatkan implementasi pembukaan rekening efek yang saat ini sudah semakin cepat dan mudah.

“Kompetisi ini juga merupakan sarana edukasi yang dapat mendorong terciptanya inklusi pasar modal dalam bentuk peningkatan jumlah investor dalam negeri,” ucapnya.

Selama pandemi, lanjut Wira, BEI menambahkan kebijakan perpanjangan durasi kompetisi setiap periodenya selama 10 hari kerja, dan periode keempat ini dimulai sejak 5 November hingga 2 Desember 2020.

Pihaknya berharap pelaksanaan 10 Days Challenge pada tahun-tahun berikutnya semakin banyak GI BEI yang berpartisipasi. Mengingat bahwa saat ini BEI telah memiliki 504 GI BEI pada area 30 Kantor Perwakilan BEI di seluruh Indonesia per 30 Desember 2020. (aya/wa/ria) 

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news