alexametrics
Minggu, 17 Jan 2021
radarsolo
Home > Sragen
icon featured
Sragen

Kakak beradik asal Sragen menjadi korban Sriwijaya Air

10 Januari 2021, 10: 03: 40 WIB | editor : Perdana

Kakak beradik asal Sragen menjadi korban Sriwijaya Air

Kakak beradik asal Sragen menjadi korban Sriwijaya Air

SRAGEN -- Kabar kecelakaan pesawat Sriwijaya Air Sabtu (9/1) di Kepulauan Seribu cukup mengagetkan titik diketahui 2 korban diantaranya merupakan Warga asal Kabupaten Sragen. Kedua korban merupakan pekerja di perusahaan kontraktor yang tengah Mengerjakan proyek di Pontianak.

Informasi yang dihimpun korban atas nama Suyanto, 40, dan Riyanto, 32, keduanya warga desa Katelan, Kecamatan Tangen. Suyanto tinggal di dukuh Gunungbanyak,  RT 18 Desa Katelan.  Sedangkan Riyanto domisili di Dukuh Tengaran,  RT 17 Desa Katelan.  

Sekretaris Desa (sekdes) Katelan Paidi,  membenarkan korban Sriwijaya Air Warga Katelan, merupakan Kakak Beradik. "Keduanya sudah menikah masing-masing meninggalkan satu anak," ujar Paidi Minggu (9/1).

Dia menjelaskan beradik Suyanto dan Riyanto ini perjalanan Jakarta-Pontianak. Melaksanakan tugas pekerja di Kontraktor. "Ada kerjaan perusahaan pemborong pasang rolling ndelalah dapat job di Pontianak. Ada panggilan tugas," terangnya.  

Dia menjelaskan korban sempat pulang si rumah  mendatangi temannya yang hajatan yang menikah. Lantas pada  Kamis (30/12) lalu ke Jakarta. Tidak dinyana waktu berangkat ke Pontianak  terjadi tragedi Sriwijaya Air. "Terakhir di rumah akhir tahun lalu,  sebelum ada panggilan pekerjaan," terang Paidi. 

Paidi menyampaikan  Keluarga kemarin mendengar info secara akurat itu selepas magrib.  Salah satu korban Riyanto membuat story Whatapp  foto tiket pesawat. Lantas Keluarga melihat dan dicocokkan dengan data yang di TV maupun internet ternyata cocok. Peristiwa itu Keluarga korban shock.

"Jam 10 malam kemarin keluarga berangkat ke Jakarta menuju bandara memastikan dan mencari bersangkutan. Setelah dipastikan memang benar nama tersebut naik pesawat yang kecelakaan," terang Paidi.  

Dia menjelaskan situasi rumah duka kosong karena seluruh keluarga ke Jakarta. "Kondisi rumah saat ini masih kosong sepi," ujarnya.  (din)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news