alexametrics
Minggu, 24 Jan 2021
radarsolo
Home > Jateng
icon featured
Jateng

Izin BPOM Keluar, Jateng Siap Vaksinasi Covid 14 Januari

11 Januari 2021, 19: 58: 03 WIB | editor : Perdana

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat rapat koordinasi sosialisasi vaksin dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin secara virtual di rumah dinas Puri Gedeh, Senin (11/1).

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat rapat koordinasi sosialisasi vaksin dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin secara virtual di rumah dinas Puri Gedeh, Senin (11/1).

Share this      

SEMARANG - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) terkait vaksin Covid-19. Terkait hal itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan segera mendistribusikan vaksin ke kabupaten/kota. Ia juga memastikan penyuntikan vaksin (vaksinasi) di Jawa Tengah siap dimulai 14 Januari.

"Kami sudah siap semuanya. Jadi begitu BPOM mengeluarkan izin, maka dinkes tinggal menyebarkan. Sebenarnya rantai dingin sampai ke tingkat puskesmas di Jawa Tengah sudah siap semua," kata Ganjar saat ditemui usai rapat koordinasi sosialisasi vaksin dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin secara virtual di rumah dinas Puri Gedeh, Senin (11/1).

Sebanyak 62.560 vaksin Covid-19 telah sampai di Semarang, Jawa Tengah pada 4 Januari lalu. Sejak saat itu, vaksin disimpan di gudang penyimpanan milik Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Vaksin tidak langsung didistribusikan ke kabupaten/kota karena masih menunggu izin penggunaan atau EUA dari BPOM.

"Kita tinggal men-deliver saja, kemarin kita hanya menunggu izin BPOM. Karena kalau terlanjur dikasih ke sana (kabupaten/kota) terus sampai sana masih belum ada izin, kita khawatirkan perawatannya nanti berbeda-beda. Jadi kita keep dulu di sini karena peralatan bagus. Begitu izin ini keluar maka langsung kami siapkan (pendistribusian)," jelasnya.

Berdasarkan arahan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, MUI sudah memberikan sertifikasi halal dan BPOM juga sudah memberikan izin penggunaan vaksin Covid-19. Oleh karena itu, setiap daerah harus menyiapkan tempat vaksinasi dan vaksinator untuk mulai menyuntikkan vaksin pada Kamis atau Jumat (14 atau 15/1).

"Arahan menteri kesehatan tadi sudah sangat jelas agar kita menyiapkan untuk vaksinasi. Tanggal 13 Januari, presiden (divaksinasi). Diharapkan gubernur dan seluruh forkompimda, termasuk para dokter dan perawat (nakes), kemudian tokoh agama dan tokoh masyarakat pertama (divaksinasi, Red) di tanggal 14 Januari. Kita sudah siapkan secara teknis," papar Ganjar.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengatakan, distribusi vaksin ke kabupaten/kota akan dilakukan setelah izin dari BPOM keluar. Setelah sampai di daerah, domain distribusi akan berada di bawah dinas kesehatan pemkab/pemkot, kemudian disalurkan ke fasilitas kesehatan. (bay/ria)

(rs/bay/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 
Follow us and never miss the news