alexametrics
Senin, 25 Jan 2021
radarsolo
Home > Klaten
icon featured
Klaten

Hari Pertama PPKM, 5 Toko & 1 Kantor Kena Semprit: Antrean Mepet-Mepet

11 Januari 2021, 22: 14: 04 WIB | editor : Perdana

Operasi yustisi yang dilakukan tim gabungan dan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten di salah satu toko modern di Jalan Pemuda, Kecamatan Klaten Tengah, Senin (11/1).

Operasi yustisi yang dilakukan tim gabungan dan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten di salah satu toko modern di Jalan Pemuda, Kecamatan Klaten Tengah, Senin (11/1). (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Hari pertama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada Senin (11/1), masih ditemui sejumlah pelanggaran di Klaten. Tak pelak, teguran keras dialamatkan kepada lima toko dan satu perkantoran di sepanjang Jalan Pemuda.

Lima toko dan satu perkantoran dapat teguran lisan dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten. Sebab, kedapatan tidak menaati protokol kesehatan (prokes). Terutama menjaga jarak antarpengunjung.

“Hari pertama pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), kami menyisir teman-tempat usaha dan perkantoran. Beberapa kali masuk, kami lakukan teguran lisan secara keras,” terang Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Klaten Rabiman.

Pantauan tim gabungan, teguran dilayangkan karena didapati kerumunan, tanpa ada pengaturan jarak minimal 1 meter berupa tanda. Sehingga berpotensi besar terjadi penyebaran Covid-19. 

Tim akan melihat, jika di hari kedua PPKM besok (12/1) masih didapati pelanggaran, keenam pelanggar tersebut bakal kena teguran tertulis pertama. Dan jika masih bandel juga, menyusul teguran kedua hingga pencabutan izin usaha.

“Harusnya antreannya diberi jarak 1 meter. Malah tadi jaraknya mepet-mepet. Kalau besok masih tetap sama, langsung kami berikan teguran pertama,” tandasnya.

Rabiman meminta seluruh pelaku usaha menaati Surat Edaran (SE) Bupati Klaten Nomor 360/016/32 Tahun 2021. Mulai dari kewajiban menggunakan masker, menyiapkan sarana cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, hingga menjaga jarak.

Mengawal SE bupati, tim gabungan juga menggelar operasi yustisi malam hari. Melibatkan jajaran satpol PP, Kodim 0723/Klaten, Polres Klaten, dinas perhubungan (dishub), dan Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI).

“Operasi yustisi serentak di tingkat kecamatan dan desa. Kami temui para pengguna jalan sudah tertib dalam menggunakan masker,” ujarnya. (ren/fer/ria) 

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 
Follow us and never miss the news