alexametrics
Minggu, 17 Jan 2021
radarsolo
Home > Sukoharjo
icon featured
Sukoharjo

Alhamdulillah, Angka Kasus Positif Covid Aktif Sukoharjo Turun Drastis

13 Januari 2021, 10: 32: 47 WIB | editor : Perdana

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati. (RADAR SOLO PHOTO)

Share this      

SUKOHARJO - Kasus positif Covid-19 per Senin (11/1) turun cukup signifikan dibanding Minggu (10/1). Saat ini, setidaknya masih ada 322 kasus positif Covid-19 yang tersebar di 12 kecamatan.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukoharjo, per 11 Januari kasus positif Covid-19 aktif berjumlah 322 orang. Terdiri dari 185 orang isolasi mandiri dan 137 orang rawat inap di rumah sakit. Sehari sebelumnya, kasus positif Covid-19 aktif masih mencapai 536 orang, terdiri dari 334 isolasi mandiri dan 202 rawat inap di rumah sakit.

"Kasus sembuh pada 10 Januari kumulatif 2.422 orang, sedangkan 11 Januari 2.665 orang. Kasus sembuh mencapai 243 orang, sehingga kasus aktif turun signifikan," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati.

Dilihat dari sebarannya, 322 kasus positif aktif tersebut tersebar di 101 desa/kelurahan di Sukoharjo. Sebaran terbanyak ada di Kecamatan Kartasura, sebanyak 89 kasus. Lebih rinci, sebaran di masing-masing kecamatan, yakni Kecamatan Kartasura 89 orang, Grogol 21 orang, Mojolaban 37 orang, Baki 36 orang, Sukoharjo 46 orang, Tawangsari 17 orang, dan Polokarto 13 orang.

Kemudian Kecamatan Bendosari 10 orang, Nguter 28 orang, Bulu 21 orang, Weru tiga orang, dan Kecamatan Gatak satu orang.

"Angka penularan dan angka kematian masih tinggi, di atas rata-rata nasional dan Jateng," katanya.

Sementara itu, jumlah kasus konfirm meninggal hingga pekan pertama 2021 sebanyak 179 orang (5,7 persen). Terdiri dari 74 orang dari 436 orang pada usia lebih dari 60 tahun (usia lanjut), sedangkan pada usia dewasa antara 26-59 tahun sebanyak 103 orang dari 2.209 orang. Terdapat dua kasus kematian pada usia remaja dari 435 kasus.

Dibandingkan dengan pekan sebelumnya, angka kematian naik 0,2 persen, yaitu pada
angka 5,4 persen. Secara absolut kematian bertambah 20 orang pada pekan kemarin atau periode 4-10 Januari 2021.

"Berdasarkan data yang dapat diakses di https://covid19.go.id/peta-risiko, Kabupaten Sukoharjo berada di zona risiko sedang atau oranye," pungkas Yunia. (kwl/ria)


(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news