alexametrics
Senin, 01 Mar 2021
radarsolo
Home > Wonogiri
icon featured
Wonogiri

Wonogiri Kembali Masuk Zona Merah, Masih Ada 260 Kasus Aktif Covid

15 Januari 2021, 17: 44: 51 WIB | editor : Perdana

Petugas mengambil sampel lendir penumpang di Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri, akhir Oktober lalu.

Petugas mengambil sampel lendir penumpang di Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri, akhir Oktober lalu. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI - Wonogiri kembali masuk zona merah. Hal ini karena terjadi penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 yang cukup banyak.

Berdasarkan website resmi Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, sejak Rabu (13/1), Wonogiri kembali masuk zona merah risiko tinggi penyebaran Covid-19, setelah sebelumnya sempat masuk di zona oranye. Sementara pada Jumat (15/1) pukul 13.00, di eks Karesidenan Surakarta, hanya Wonogiri dan Solo yang masuk zona merah. Kabupaten lain termasuk zona oranye.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan, masuknya kembali Wonogiri ke zona merah memang sudah diprediksi sebelumnya.

"Sudah kami prediksikan beberapa waktu yang lalu. Banyaknya tracking dan tracing, maka potensi spesimen (swab) di Wonogiri cukup banyak. Spesimen itu menunggu hasilnya keluar dari laboratorium," ungkap bupati lewat sambungan telepon, Jumat (15/1).

Menurut dia, beberapa waktu lalu jumlah penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Wonogiri sempat melandai. Hal itu membuat Wonogiri turun menjadi daerah zona oranye.

"Tapi setelah hasil laboratoriumnya keluar, ternyata bikin merah lagi," kata Jekek, sapaan akrabnya.

Status zona merah ini menjadi perhatian khusus Satgas Penanganan Covid-19 Wonogiri. Bupati pun mengajak masyarakat agar lebih paham bahwa pagebluk corona belum berakhir.

Karena itu, masyarakat diminta untuk menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Selain itu, masyarakat juga diminta mengerti, kebijakan yang diambil oleh pemerintah adalah demi menekan angka terkonfirmasi positif Covid-19.

"Edukasi kepada masyarakat jalan terus. Dalam waktu dekat, kami gandeng polres dan kodim untuk berkolaborasi melakukan sosialisasi yang lebih masif," ucap Jekek.

Berdasarkan data dalam website resmi Pemkab Wonogiri hingga Kamis (14/1), secara kumulatif ada 1.929 warga Wonogiri yang terpapar Covid-19. Di antaranya 260 adalah kasus aktif, 1.591 orang sudah sembuh, 78 orang lainnya meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif Covid-19. (al/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news