alexametrics
Jumat, 05 Mar 2021
radarsolo
Home > Sragen
icon featured
Sragen

Sehari, Antrean Swab Test di Sragen Tembus 349 Orang

19 Januari 2021, 15: 22: 27 WIB | editor : Perdana

Tangkapan layar video antrean swab test di Technopark Sragen.

Tangkapan layar video antrean swab test di Technopark Sragen. (ISTIMEWA)

Share this      

SRAGEN - Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sragen sudah mengkhawatirkan. Sampai Senin kemarin (18/1), antrean swab test sudah mencapai 349 orang. Kondisi ini membuat technopark padat antrean.

Masyarakat berdesakan menunggu antrean swab test pada Senin pagi. Dari video amatir yang disebarkan warga menggambarkan kondisi di technopark tersebut memang disesaki warga yang akan menjalani swab test. Ini karena tingginya kesadaran masyarakat untuk menjalani rapid test antigen.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sragen Hargiyanto mengatakan, pada Senin ini jumlah warga yang menjalani swab test cukup banyak. Lantaran hari libur pada Sabtu dan Minggu kemarin belum bisa dilayani.

Pihaknya mengakui, Senin ini memang terjadi antrean terbanyak. Karena jika terjeda hari libur biasanya hanya puluhan antrean. ”Jumlahnya lebih dari 300 prang. Memang cukup banyak,” ujarnya.

Hargiyanto menjelaskan, sebenarnya ada banyak petugas yang mengambil sampel. Biasanya ada 20-an petugas yang bertugas di dua meja. Menurut dia, pengambilan sampel juga tidak memerlukan waktu lama.

Setelah menjalani swab test, selanjutnya selama menunggu hasil keluar, yang bersangkutan diminta melaksanakan isolasi mandiri. Hargiyanto menyampaikan, dengan antrean tersebut hasil bisa diketahui sekitar 3-4 hari.

Bila ternyata hasil yang didapat positif Covid-19, selama tidak ada gejala bisa melakukan isolasi mandiri di rumah. ”Kalau yang rumahnya layak untuk isolasi mandiri boleh, asal disetujui lingkungan dan puskesmas. Takutnya kalau ada apa-apa dan puskesmas tidak tahu kita yang repot,” ujarnya.  

Anggota Komisi IV DPRD Sragen Fathurahman mengaku mendapat laporan soal membeludaknya pasien Covid-19 di technopark. Dia menegaskan, begitu banyaknya antrean lantaran muncul kesadaran masyarakat untuk melakukan rapid test antigen. 

”Sekarang kesadaran masyarakat untuk rapid test antigen di klinik swasta. Justru dari instansi kesehatan milik pemerintah tidak mengambil peran itu,” bebernya.

Banyaknya antrean swab test di technopark ini menjadi peringatan bagi masyarakat dan pemerintah. Sejauh ini upaya untuk membubarkan kerumunan yang dilakukan sudah cukup bagus. Tetapi belum bisa menyeluruh. (din/bun/ria)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news