alexametrics
Senin, 01 Mar 2021
radarsolo
Home > Sepak Bola
icon featured
Sepak Bola

Liga 2 2020 Bubar, Persis Solo: Klub-Klub Terlanjur Mati Suri

21 Januari 2021, 14: 05: 59 WIB | editor : Perdana

Pemain Persis Solo Irfan Afghoni bersama Yan Pieter Nasadit saat berlatih bersama tim di Lapangan Mayang, Sukoharjo, September 2020 lalu.

Pemain Persis Solo Irfan Afghoni bersama Yan Pieter Nasadit saat berlatih bersama tim di Lapangan Mayang, Sukoharjo, September 2020 lalu. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Kejelasan lanjutan kompetisi Liga 1 dan 2 terjawab sudah. Melalui rapat Exco PSSI yang diselenggarakan hari Rabu (20/1), menghasilkan beberapa keputusan. Kompetisi 2020-2021 dibatalkan karena kondisi kahar (force majeure) terkait dengan pandemi Covid-19. Atas keputusan ini, PSSI memutuskan tidak ada juara dan tidak ada degradasi. 

Menurut Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, keputusan Exco PSSI ini didasari oleh masukan klub Liga 1 dan 2. Seperti diketahui, owners meeting klub Liga 1 dan 2 sudah dilakukan pada 15 Januari 2021.

”Berdasarkan masukan dan kemudian Exco PSSI membahasannya, akhirnya diputuskan soal kejelasan Liga 1 dan 2 itu. Exco PSSI memutuskan kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2020 dibatalkan,” ungkap Iriawan

Manajemen Persis Solo ternyata memang sepakat dengan keputusan ini, karena menganggap PT LIB dan PSSI hanya menunda-nunda kompetisi yang tak jelas kapan bisa digulirkan.

"Ini sesuai suara-suara klub agar kompetisi dibatalkan. Tapi sayangnya, pembatalan dilakukan setelah klub-klub mati suri. Sementara masih belum jelas soal kontrak pemain dan pelatih. Tampaknya regulator gamang ambil keputusan,” terang CEO PT Persis Solo Saestu Azmy Alqomar kepada Jawa Pos Radar Solo.

PSSI sendiri mengumumkan kontrak pemain diatur oleh klub mengacu kepada aturan keadaan kahar. ”Kontrak pemain masih mengacu ke yang lama. Padahal, klub dan pemain akan kerepotan dalam menentukan besaran kontrak dan lamanya. Karena kompetisinya masih tergantung Covid-19,” tutur Azmy.

Sementara itu, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Akhmad Hadian Lukita mengatakan, sebelum keputusan Exco PSSI ini, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan klub-klub Liga 1 dan 2 melalui virtual meeting.

”PT LIB sudah mempresentasikan alasan kenapa liga tidak diizinkan, termasuk surat permohonan izin dan berbagai upaya yang sudah dilakukan termasuk melakukan kunjungan kepada petinggi/pejabat terkait,” imbuhnya.

Klub-klub Liga 1 dan 2 juga menyarankan agar PT LIB sudah mengantongi izin dulu dari Mabes Polri sebelum menentukan jadwal baru kompetisi musim. Sehingga klub akan lebih mudah untuk mempersiapkan musim kompetisi 2021.

Di lain sisi, Persis Solo belum sempat unjuk gigi di kompetisi  Liga 2 2020. Sebab, pekan pertama kompetisi ini Maret 2020 lalu, harusnya Persis melawan PSCS Cilacap di Stadion manahan. Namun, izin tak muncul karena pandemi sudah mulai muncul. Akhirnya tak lama kompetisi Liga 2 diputuskan dihentikan sementara. (nik/ria)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news