alexametrics
Senin, 01 Mar 2021
radarsolo
Home > Wonogiri
icon featured
Wonogiri

Pasca Water Spout Waduk Gajah Mungkur, Muncul Hoaks Ikan Karamba Mati

21 Januari 2021, 14: 47: 33 WIB | editor : Perdana

Foto ikan mati yang beredar di medsos, yang disebut karena efek terjadinya water spout di perairan WGM, Rabu (20/1). Dislakpernak menegaskan, itu foto lama dan informasi tersebut hoaks.

Foto ikan mati yang beredar di medsos, yang disebut karena efek terjadinya water spout di perairan WGM, Rabu (20/1). Dislakpernak menegaskan, itu foto lama dan informasi tersebut hoaks. (ISTIMEWA)

Share this      

WONOGIRI – Viralnya fenomena water spout atau tornado air di Waduk Gajah Mungkur (WGM), Rabu (20/1) sore, justru diikuti beredarnya informasi yang tidak benar. Informasi hoaks itu menyebutkan jika ikan-ikan di karamba apung mati karena water spout.

Informasi hoaks itu diperkuat dengan foto-foto ikan mengapung di perairan, yang beredar di media sosial. Menanggapi kabar tersebut, Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan dan Peternakan (Dislakpernak) Sutardi menegaskan, tidak ada ikan di jala karamba apung (jakapung) WGM yang mati akibat water spout di perairan WGM, Rabu (20/1) lalu.

"Hoaks, itu foto lama sekitar tahun 2017 lalu. Saat itu, ada kematian ikan masal akibat upwelling (pembalikan massa air) saat pancaroba," jelas Sutardi, Kamis (21/1).

Pihaknya juga telah menerjunkan tim untul melakukan pengecekan usai kejadian puting beliung di perairan WGM itu. Hasilnya, kondisi jakapung di sekitar lokasi kejadian aman-aman saja.

"Selain pengecekan yang kami lakukan, juga tidak ada laporan dari warga atau nelayan terkait adanya ikan mati setelah terjadinya fenomena, Rabu sore itu," jelas Sutardi.

Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Bambang Haryanto memastikan, tidak ada korban jiwa atau materi yang diakibatkan fenomena water spout itu.

"Itu hanya menyapu perairan kosong. Tidak sampai kena karamba atau perahu nelayan," jelasnya.

Dia juga menegaskan bahwa beredarnya foto ikan mati akibat puting beliung di perairan WGM sekitar Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri Kota itu tidaklah benar alias hoaks. Bambang pun menyebut tidak terjadi fenomena hujan ikan saat terjadi water spout.

"Hewan itu instingnya sangat sensitif. Semisal akan terjadi bencana bisa menyelamatkan diri dulu. Misalnya, kalau ada gunung akan meletus, banyak hewan yang turun gunung," urai Bambang.

Seperti diketahui, fenomena water spout terjadi di perairan WGM sekitar Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri Kota, Rabu (20/1) sore. Peristiwa itu sempat menghebohkan warga di sekitar lokasi maupun warga di dunia maya. (al/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news