alexametrics
Senin, 08 Mar 2021
radarsolo
Home > Klaten
icon featured
Klaten

Warga Prambanan Kembali Diteror Limbah Bangkai Babi

23 Januari 2021, 00: 03: 02 WIB | editor : Perdana

Evakuasi bangkai babi di Sungai Woro, Desa Geneng, Kecamatan Prambanan Sekolah Sungai Klaten

Evakuasi bangkai babi di Sungai Woro, Desa Geneng, Kecamatan Prambanan Sekolah Sungai Klaten (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN - Limbah bangkai babi kembali ditemukan warga di aliran Sungai Woro, Desa Geneng, Kecamatan Prambanan pada Jumat (22/1) pagi. Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti komunitas peduli sungai setempat serta jajaran kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, bangkai babi kali pertama ditemukan warga yang sedang memancing. Ketua RW 06 Winardi yang mendapatkan laporan itu langsung mendatangi lokasi penemuan.

“Tadi ada laporan dari warga ada dua bangkai babi yang terlihat di aliran sungai. Tetapi setelah kami datangi, hanya ada satu bangkai babi yang kami perkirakan beratnya sekitar 50 kg. Sedangkan bangkai babinya satunya kemungkinan sudah mengikuti arus sungai,” ucap Winardi.

Ditambahkan Winardi, penemuan bangkai babi sudah beberapa kali terjadi di aliran sungai tersebut. Tetapi ketika warga mendiamkan justru bangkai babi sering kali ditemukan. Maka itu, pihaknya memilih untuk melaporkan penemuan bangkai itu ke pihak kepolisian.

“Kalau resah, sudah pasti. Kami khawatir justru bangkai babi itu menyebarkan wabah penyakit. Soalnya masih ada warga yang mandi dan memancing di sungai itu,” ucap Winardi.

Ia berharap agar pihak berwenang segera menindak tegas pelaku yang membuang bangkai babi ke sungai tersebut. Hal itu dinilainya sebagai tindakan yang disengaja karena tidak hanya sekali ini dikakukan. Meski begitu, secara pribadi dirinya belum pernah melihat pelaku yang membuang bangkai babi ke sungai.

Sementara itu, Wakapolsek Prambanan Iptu Panut Haryono mengungkapkan, usai mendapatkan laporan warga terkait penemuan bangkai babi itu, pihaknya langsung menindaklanjuti dengan pengecekan ke lokasi. Dia membenarkan telah ditemukan satu bangkai babi di aliran Sungai Woro tersebut.

“Sampai di lokasi kita dapatkan satu bangkai babi. Langsung kita lakukan oleh TKP. Kalau kita lihat ciri-ciri fisiknya, bangkai babi itu diperkiraan sudah dua hari hingga tiga hari,” ucap Panut.

Polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi du sekitar lokasi. Termasuk mendokumentasikan, sebelum akhirnya mengubur bangkai tersebut bersama para relawan di sekitar lokasi penemuan. Selanjutnya pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya.

“Kami lakukan koordinasi dengan unit reskrim Polsek Prambanan dan Satreskrim Polres Klaten untuk segera diketahui siapa pelakunya,” ucapnya.

Sebelumnya, bangkai babi sempat ditemukan di Sungai Tibayan, Kecamatan Jatinom dan Kali Lunyu, Kecamatan Klaten Tengah pada akhir tahun lalu. Pelakunya berhasil diungkap dan dinyatakan bersalah karena melanggar Perda Kabupaten Klaten Nomer 12 Tahun 2013 tentang Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (K3). Dan diputuskan Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Klaten pada 7 Januari 2021 dengan membayar denda sebesar Rp 3 juta. (ren/ria)


(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 
Follow us and never miss the news