alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Olahraga
icon featured
Olahraga

Nasib Sevina Anindira Suratman di PON Belum Jelas

12 Februari 2021, 15: 25: 59 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Sevina Anindira Suratman bersama timnya saat mendayung perahu di Kejuaraan Provinsi Jawa Tengah 2019.

Sevina Anindira Suratman bersama timnya saat mendayung perahu di Kejuaraan Provinsi Jawa Tengah 2019. (SEVINA ANINDIRA SURATMAN FOR RADAR SOLO)

Share this      

SOLO, Radar Solo - Pengkot Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI)  Kota Surakarta masih menunggu kepastian atas pemanggilan atletnya untukbisa berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 di Papua. Atlet tersebut adalah Sevina Anindira Suratman.

Namun, ketidakpastian membayang-bayangi Sevina juga manajer FAJI Surakarta. "Kami belum menyelenggarakan latihan intensif. Dari FAJI pusat juga belum ada info, jadi masih menunggu kabar PON," ucap Manajer FAJI Surakarta Bagas.

Meski begitu, Bagas menginstruksikan Sevina untuk meningkatkan latihan fisik dan teknik mendayung. Latihan tersebut dimaksudkan agar sebagai atlet dia tidak kaget saat kompetisi sudah dimulai. Apalagi, Sevina dituntut harus bisa menguasai teknik arung jeram di semua kelas yang terprogram.

Baca juga: Pasoepati Ulang Tahun, Ini Harapan di Usia ke-21

"Jika fisik sudah bagus maka teknik akan mengikuti," tuturnya.

Sementara itu, Sevina membenarkan bahwa belum ada latihan intensif yang diintruksikan oleh FAJI Surakarta. Dia menilai cabang olahraga arung jeram belum pasti dilombakan di PON Papua karena adanya kendala.

"Iya, belum ada info yang pasti. Dari FAJI Pusat juga masih mengusahakan, setidaknya diganti lomba yang setara dengan PON begitu," tutur Sevina.

Dara manis kelahiran Karanganyar, 2 September 2001 ini hanya mengandalkan latihan fisik seperti lari, sit-up, push-up, dan teknik mendayung.  

Beberapa kali berlatih praktik mendayung di perahu. Latihan biasanya dilakukan di danau Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), dan Bendungan Tirtonadi Solo. Sesekali juga mencoba tantangan medan arus deras di Sugai Elo Magelang.

"Sebenarnya medannya sama. Hanya saja, danau UMS tempatnya terbatas, berbeda dengan bendungan yang tempatnya lebih luas. Apalagi kalau volume airnya pas besar, otomatis bendungannya dibuka jadi ada arusnya," ujarnya.

Sevina menjelaskan, dia memang ditarget FAJI Surakarta untuk meraih target medali di PON. Namun sifatnya tidak diharuskan alias mengandalkan ikhtiar dan doa.

Lulusan SMAN 4 Surakarta ini telah meraih berbagai prestasi. Di antaranya meraih  medali perak dan medali perunggu R4 di nomor sprint junior women dan down river race junior women di Kejuaraan Nasional Arung Jeram 2019. (ryn/nik)

(rs/NIK/fer/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news