alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Karanganyar
icon featured
Karanganyar

Penjaga SD Diduga Bunuh Diri di Bengawan Solo,Ada Istri-Anak di Lokasi

14 Februari 2021, 23: 01: 04 WIB | editor : Perdana

Tim gabungan bersama relawan masih mencari keberadaan warga Kecamatan Jaten yang tercebur di Sungai Bengawan Solo, Minggu (14/2) sore.

Tim gabungan bersama relawan masih mencari keberadaan warga Kecamatan Jaten yang tercebur di Sungai Bengawan Solo, Minggu (14/2) sore. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR - Sejumlah warga yang melintas di jembatan ring road, perbatasan antara Karanganyar dengan Kota Solo digegerkan dengan kejadian seorang pria yang tercebur di Sungai Bengawan Solo, Minggu (14/2) sore.

Diketahui seorang yang tercebur di sungai tersebut, yakni Sulardi, 50, warga Dusun Dalon, Desa Sroyo, Kecamatan Jaten. Sulardi merupakan pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas sebagai penjaga di salah satu SDN Jetis. Sebelum kejadian, korban diketahui datang ke jembatan tersebut bersama istri dan anaknya menggunakan sepeda motor.

Kapolsek Jaten Iptu Ridwan Prevost, saat dihubungi Jawa Pos Radar Solo mengungkapkan, peristiwa terceburnya Sulardi itu bwemula ketika sekitar pukul 17.00, korban bersama istrinya, Sulastri dan sang putra, Raka Andika, 12, mengendarai sepeda motor dari arah Karanganyar.

Setelah sampai di jembatan, korban merasa mual dan pusing, serasa mau muntah. Saat korban menghadap ke sungai dan ingin muntah, tiba-tiba korban terpeleset, sehingga tercebur ke aliran Sungai Bengawan Solo yang saat itu dalam keadaan deras.

"Dugaan sementara memang terpeleset, istri dan anak saat ini sudah kami amankan ke Mapolsek untuk dimintai keterangan. Proses pencarian masih dilakukan oleh tim gabungan dari Polri, TNI, serta sejumlah petugas dari BPBD dan relawan," kata kapolsek mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Much Syafi Maulla.

Di sisi lain, ada juga kabar yang beredar jika korban diduga bunuh diri. Pasalnya beberapa kabar yang tersebar, korban saat itu menjatuhkan sendalnya ketika melintas di jembatan. Setelah sepeda motor dihentikan, korban menyuruh istri untuk mengambil sandal yang terjatuh tersebut.

Saat istri mengambil sandal itu, korban kemudian mendekat di pinggir jembatan. Selanjutnya lompat ke aliran sungai Bengawan Solo dan dilihat oleh anaknya.

Hal tersebut diketahui setelah adanya pesan singkat di grup WhatsApp yang mengatasnamakan diri sebagai keluarga korban. Isi dari pesan itu memberitahukan jika salah salah satu keluarganya, yakni Sulardi, 50, warga Gerdu RT 02/07, Jetis, Jaten bunuh diri terjun ke Sungai Bengawan Solo. Dan meminta pertolongan bagi siapa saja untuk bisa membantu mencari jasad korban. (rud/ria)

Baca juga: Saham eks Owner Persis Solo Dikabarkan Siap Dilepas

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news