alexametrics
Senin, 01 Mar 2021
radarsolo
Home > Ekonomi & Bisnis
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Anak Boleh Masul Mal, Transaksi Langsung Naik 100 Persen

20 Februari 2021, 09: 10: 59 WIB | editor : Perdana

Orang tua kini boleh membawa anak usia 5 tahun ke atas ke mal.

Orang tua kini boleh membawa anak usia 5 tahun ke atas ke mal. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Sejak surat edaran (SE) wali kota Surakarta memperbolehkan anak di atas 5 tahun masuk mal, okupansi dan transaksi naik 100 persen. Kondisi ini berbanding lurus dengan kenaikan transaksi tenant yang selama ini sempat tiarap. 

“Ada tenant food and beverage yang belum akhir bulan, tapi sudah target. Semoga peningkatan transaksi ini dialami semua tenant. Dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti ini, ada tenant bisa capai target sudah bagus,” ungkap Chief Marcomm Solo Paragon Lifestyle Mall Veronica Lahji. 

Peningkatan transaksi tenant ini terjadi sejak kunjungan anak diperbolehkan. Tenant hiburan anak pun mulai dibuka. Sehingga terjadi kenaikan okupansi signifikan. Vero menyebut, jumlah kunjungan malnya kini mencapai 6-10 ribu pengunjung per hari. Padahal sebelumnya, saat ada pembatasan usia kunjungan, jumlah kunjungan hanya sekitar 2-4 ribu saja. 

“Peningkatannya dua kali lipat memang. Akhirnya ada kenaikan okupansi setelah kami puasa selama setahun,” sambungnya. 

Senada diungkapkan General Manager Solo Grand Mall (SGM) Bambang Sunarno. Tingkat okupansi di malnya naik 100 persen. Jika sebelumnya saat weekend hanya ada 6 ribu kunjungan. Pekan lalu, jumlah kunjungan mencapai 12 ribu pengunjung. 

“Kami menyambut baik pemberlakuan SE wali kota yang melonggarkan pembatasan usia kunjungan. Maka, kami menggandeng tenant untuk memberikan banyak promo untuk pengunjung,” bebernya.

Upaya ini dilakukan agar semakin banyak masyarakat memanfaatkan situasi ini agar berkunjung ke mal. Selain itu, juga digelar event untuk menarik pengunjung. Bambang mengklaim pihaknya terus menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat di area mal. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir berkunjung ke mal. 

“Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan momen ini untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di mal. Tentu dengan mengedepankan prokes,” tandasnya. (aya/bun/ria)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news