alexametrics
Senin, 01 Mar 2021
radarsolo
Home > Boyolali
icon featured
Boyolali

Pembebasan Lahan Proyek Tol Solo-Jogja di Boyolali Capai 30 persen

20 Februari 2021, 08: 45: 59 WIB | editor : Perdana

Pembebasan lahan tol di balai Desa Kwiran, Banyudono, November 2020.

Pembebasan lahan tol di balai Desa Kwiran, Banyudono, November 2020. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI – Pembebasan lahan proyek Tol Solo-Jogja menunjukkan progres positif. Dari total 1.087 bidang tanah terdampak tol di Kota Susu, 30 persen di antaranya telah dibebaskan. Seperti diungkapkan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Boyolali Kasten Situmorang, Jumat (19/2).

Menurut Kasten, anggaran pembebasan lahan proyek Tol Solo-Jogja di 2020 sudah tuntas pada 17 Februari lalu, sesuai target awal pembebasan lahan. “Seluruh proses berjalan lancar,” ucapnya.

Terkait anggaran pembebasan lahan tahun ini, diakui Kasten, BPN belum bisa memperinci berapa bidang tanah yang akan dibebaskan. Karena hal tersebut terkait anggaran yang digelontorkan.

Namun, semua hal yang jadi tanggung jawab BPN telah tuntas. Mulai dari pengukuran, pendataan, hingga pemetaan lahan.  “Dari dari BPN semuanya sudah oke. Tinggal dari keuangan yang menentukan,” ujarnya.

Diakui Kasten, masih ada sejumlah desa yang belum menggelar musyawarah ganti rugi pembebasan lahan tol. Sebab, musyawarah harus di tahun yang sama. Supaya masyarakat tak dirugikan selama proses pembayaran uang ganti rugi. Terutama terkait harga tanah.

“Persoalannya, musyawarah itu untuk menentukan harga. Nah kalau musyawarahnya sekarang, kalau dibayar dua tahun lagi, kan masyarakat rugi,” terangnya.

Pada 2020, sedikitnya 400 bidang lahan telah dibebaskan. Nah, tahun ini, jumlah bidang tanah yang dibebaskan diharapkan lebih bisa banyak lagi. “Harapan kami, jalan tol ini cepat selesai dan segera dimanfaatkan masyarakat. Selama ini pemilik lahan tidak ada yang keberatan. Tidak ada yang sampai mengajukan konsinyasi melalui pengadilan,” urainya.

Sebagai informasi, proyek tol di Kota Susu dimulai dari Gerbang Tol Banyudono hingga Exit Tol Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Ditargetkan rampung tahun ini. Kemudian diteruskan ke Klaten dan Sleman. (wid/fer/ria)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news