alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Rumkitlap Khusus Covid di Benteng Vastenburg Dilengkapi Alkes Canggih

24 Februari 2021, 20: 00: 49 WIB | editor : Perdana

Simulasi penanganan pasien Covid-19 di rumkitlap Benteng Vastenburg, Rabu (24/2).

Simulasi penanganan pasien Covid-19 di rumkitlap Benteng Vastenburg, Rabu (24/2). (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Rumah sakit lapangan (rumkitlap) yang didirikan di Benteng Vastenburg tidak hanya akan menjadi lokasi karantina bagi pasien Covid-19, namun juga sarana edukasi bagi tenaga kesehatan (nakes). Hal ini diungkapkan Panglima Kodam (Pangdam) IV/Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari usai peresmian rumkitlap, Rabu (24/2).

Pangdam mengatakan, alat kesehatan (alkes) yang terpasang di lokasi bersifat portable. Teknologi yang tersedia belum pernah ada di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan konvensional. "Jadi silakan, bagi nakes yang mau belajar, kami perbolehkan. Mengingat ini merupakan terobosan di dunia medis," kata pangdam.

Pihaknya sudah berkoodinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah, di mana nantinya rumkitlap juga akan dijadikan lokasi pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat. "Di wilayah kodam sendiri ada 61 titik fasilitas kesehatan milik kita yang dijadikan lokasi vaksinasi, baik untuk anggota maupun masyarakat umum," ujarnya.

Baca juga: Sering Hubungi Istri Orang, Kepala SDN di Boyolali Ditusuk Suami Sah

Ditambahkan pangdam, didirikannya rumkitlap ini merupakan respons cepat kepala staf TNI angkatan darat (Kasad) menyikapi pandemic Covid-19.

"Kebetulan, rumkitlap sendiri ada tiga. Yakni di Sulawesi Barat, Jakarta, dan ketiga ada di Jawa Tengah," kata pangdam.

"Alhamdulillah, tren penyebaran berangsur-angsur menurun. Namun, kesiapan tetap terjaga, kewaspadaan tetap. Untuk siapa saja yang nantinya dirawat di sini, akan dikoordinasikan jajaran kita dengan Satgas Covid-19 Kota Surakarta," imbuh dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo menuturkan, pandemi Covid-19 di Jawa Tengah hampir selama satu tahun. "Di mana corona pertama di Jateng itu tanggal 13 Maret, dan Kota Solo menjadi kasus pertama kita," katanya.

Sejak merebak, lanjut Yulianto, pemerintah, TNI, dan Polri terus melaksanakan program 3T, yaitu tracing, testing, dan treatment. "Dan rumkitlap ini juga salah satu upaya treatment. Kita patut bersyukur akan hal tersebut. Apalagi nantinya bisa untuk edukasi nakes lain, serta lokasi vaksinasi," ujarnya. (atn/ria)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news