alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Klaten
icon featured
Klaten

Posko PPKM Mikro Berhasil, Desa Kemudo Sandang Status Zona Hijau

24 Februari 2021, 20: 41: 09 WIB | editor : Perdana

Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu mengecek Posko PPKM Mikro Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan.

Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu mengecek Posko PPKM Mikro Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN - Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu melakukan pengecekan di Posko PPKM Mikro Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan. Dia mengapresiasi pelaksanaan PPKM mikro di desa tersebut. Karena berstatus zona hijau sehingga tidak ada warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dalam kesempatan itu, jajaran Polres Klaten didampingi sejumlah pejabat Pemkab Klaten memberikan 30 paket sembako kepada warga terdampak Covid-19. Dilanjutkan meninjau kegiatan di balai desa serta ke lokasi tempat pembuatan masker. Termasuk mengecek ruang isolasi mandiri dan warung hidup di Desa Kemudo.

“Pengecekan ini guna memastikan penerapan program PPKM mikro yang diinstruksikan oleh pemerintah berjalan dengan baik. Terutama di 401 desa dan kelurahan di Klaten. Sehingga diharapkan angka penyebaran Covid-19 bisa ditekan secara maksimal,” jelas Edy, Rabu (24/2).

Baca juga: Rumkitlap Khusus Covid di Benteng Vastenburg Dilengkapi Alkes Canggih

Lebih lanjut Edy menjelaskan, pendirian Posko PPKM Mikro melibatkan kepala desa sebagai kepala posko. Dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh bhahinkamtibmas dan babinsa seperti yang sudah berjalan baik di Desa Kemudo. Salah satu indikator keberhasilan dalam pelaksanaannya yakni menjadikan desa berstatus zona hijau.

“Saya ucapkan terima kasih kepada kepala desa, bhabinkamtibmas, dan babinsa yang telah bekerja keras dalam penanganan pandemi Covid-19. Menjadikan Desa Kemudo sebagai desa yang tangguh dan kasus Covid-19 bisa menurun,” jelasnya.

Di samping itu, penerapan PPKM mikro di Desa Kemudo memiliki nilai tambah tersendiri karena warga sudah bisa membuat masker dan hand sanitaizer. Begitu juga warung hidup yang dijalankan anggota PKK setempat, sudah berjalan beberapa tahun. Mulai dari menanam aneka sayuran dan tanaman obat-obatan.

“Penerapan PPKM Desa Kemudo sangat baik dan layak menjadi percontohan untuk desa-desa lainnya. Bahkan kalau kita masuk ke desa pun melihat orang ke sawah saja memakai masker. Artinya ketaatan protokol kesehatan sudah berjalan,” jelasnya.

Keberadaan 401 posko PPKM mikro dengan berbagai langkah penangannnya telah memberikan dampak pada penurunan penyebaran Covid-19 sekitar 40 persen. Kapolres berharap seluruh pihak ikut berparisipasi dalam penerapan program PPKM mikro agar angka penularan dan kematian bisa semakin ditekan.

Sementara itu, Kepala Desa Kemudo Hermawan Kristanto mengatakan, saat ada warganya yang terpapar Covid-19 langsung diambil langkah-langkah pencegahan penyebaran. Mulai dari melaksanakan tracking terhadap mereka yang memiliki kontak erat hingga melaksanakan tes. Bahkan, pelaksanaan swab antigen dibiaya langsung oleh pemerintah desa.

“Bahkan untuk pelaksanaan tesnya terkadang petugasnya yang kami undang ke desa. Harapannya mereka yang memiliki riwayat kontak erat tidak panik. Sedangkan selama melakukan isolasi mandiri per kepala mendapatkan jatah hidup Rp 30 ribu setiap harinya,” jelasnya. (ren/ria)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news