alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Ekonomi & Bisnis
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Frekuensi ABS Lebih Tinggi, Honda All New PCX 160 Aman Dikendarai

25 Februari 2021, 15: 48: 41 WIB | editor : Perdana

Honda All New PCX 160 eSP+ memiliki keunggulan frekuensi ABS-nya lebih tinggi.

Honda All New PCX 160 eSP+ memiliki keunggulan frekuensi ABS-nya lebih tinggi.

Share this      

SEMARANG – Rem adalah kompen penting, bahkan sangat vital untuk apapun kendaraannya. Berfungsi menurunkan laju kendaraan secara bertahap dan terkendali hingga berhenti ke kecepatan 0 km/jam. Berkebalikan dengan fungsi gas yang memberikan kemampuan untuk menggerakkan dan meningkatkan laju kendaraan. Selain itu juga bisa membantu untuk menjaga keseimbangan. 

Sesuai dengan kondisi berkendara, penggunaan rem bisa dibagi menjadi tiga, yaitu kuat, sedang, dan keseimbangan. Kuat digunakan untuk mencapai jarak pengereman yang pendek. Sedang digunakan untuk mengurangi laju kendaraan sesuai kecepatan yang diinginkan. Terakhir adalah saat kecepatan tertentu membantu pengendara menjaga keseimbangan. Semisal posisi padat merayap, kecepatan ekstra rendah, dan kondisi lain.

SPV Safety Riding Astra Motor Oke Desiyanto mengatakan, rem kuat ini memerlukan teknik untuk mendapatkan hasil terbaik. Teknik dasarnya adalah menggunakan rem secara bersamaan dan lebih kuat pada rem depan dibanding belakang. 

Baca juga: Usai Dilantik, Gibran: Lihat Saja Besok, Langsung Gas Pol

“Kemampuan menggunakan rem depan saja mampu menghasilkan jarak pengereman yang lebih pendek dibanding dengan rem belakang saja,” tutur Oke. 

Rem sedang lebih sering digunakan untuk menurunkan kecepatan agar sesuai kondisi kecepatan kendaraan sekitar. Teknik ini lebih sering menggunakan rem belakang saja. Saat keadaan tertentu yang membutuhkan waktu agar kecepatan turun lebih cepat, maka bisa dibantu oleh rem depan.

Berdasarkan fungsi penggunaan rem itu, kata Oke, rem depan memiliki peran penting untuk mendapatkan hasil pengereman yang lebih pendek atau lebih cepat untuk menurunkan kecepatan. 

“Timbulnya gaya inersia yang berbanding lurus dengan gaya pengereman sehingga pengereman makin kuat, maka bobot pengendara dan motor akan berpindah, bertumpu ke roda depan. Sehingga tekanan roda depan ke permukaan jalan lebih besar dibanding tekanan roda belakang. Maka, roda depan yang lebih menekan aspal perlu diberi kekuatan pengereman lebih besar”, jelas Oke.

Teknik aman pengereman roda depan harus menggunakan teknik menekan atau menarik tuas rem secara bertahap sehingga roda tidak terkunci. Sebagai pengendara, harus berlatih teknik ini agar mahir dan memiliki respons yang tanggap menggunakannya di jalan raya. Teknologi ABS (anti-lock brake system) membantu tugas manusia menggunakan rem depan tanpa harus khawatir roda terkunci. 

“All New PCX 160 eSP+ ini juga memiliki keunggulan frekuensi ABS-nya lebih tinggi, yang berefek tuas rem tidak akan terasa hentakan saat ABS beroperasi. Berdasarkan riset pabrikan Honda, kendaraan matik dengan cc kecil dan bobot tertentu hanya membutuhkan ABS 1 channel di depan,” papar Oke.

Anti-lock brake system adalah pilihan yang bisa dimanfaatkan untuk menambah fitur safety. Fitur itu adalah langkah pencegahan dari roda mengalami sliding akibat pengereman yang kuat. “Fitur ini membuat Honda aman dikendarai,” tutup Oke. (*/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news