alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Bukan Camry, Ini Alasan Gibran Pilih Innova Putih Jadi Mobil Dinasnya

27 Februari 2021, 13: 24: 00 WIB | editor : Perdana

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka memilih Toyota Kijang Innova putih sebagai kendaraan dinasnya.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka memilih Toyota Kijang Innova putih sebagai kendaraan dinasnya. (ANTONIUS CHRISTIAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa memilih Toyota Kijang Innova sebagai kendaraan dinas mereka. Kendaraan ini dipilih karena lebih lincah dan cocok dengan luas Kota Bengawan.

Mobil keduanya berwarn senada dengan dominasi putih, plat merah bernopol AD 1 A untuk armada Gibran, sedangkan AD 2 A untuk Teguh. Gibran menuturkan kendaraan fasilitas kedinasa ini sudah lebih dari cukup.

"Solo itu kota kecil, lebih lincah, blusukan ke mana-mana cepet," ujar putra Sulung Presiden Joko Widodo itu.

"Kemarin waktu ke Putri Cempo juga naik ini, enak banget lebih lincah. Praktis, dan kapasitasnya lebih besar," imbuhnya usai sidak dadakan di Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap), Sabtu (27/2) pagi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Surakarta Ahyani mengatakan, kedua mobil dinas ini bukan kendaraan baru. Dua unit kendaraan tersebtu dibeli tahun 2018.

Mobil dinas ini dulunya digunakan oleh istri mantan Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo, Endang Prasetyaningsih Rudyatmo.

"Enggak, itu bukan mobil baru. Itu mobil lama, dulu dipakai Bu Rudy," kata Ahyani.

Ahyani mengatakan ada tiga mobil yang ditawarkan pada Gibran. Ketiganya yakni Toyota Kijang Innova berwarna hitam, Toyota Camry hitam, dan Toyota Kijang Innova putih.

”Kami tawarkan tiga itu, (Gibran) milihnya itu (Kijang Innova putih),” papar dia.

Dari pembicaraan dengan Ahyani, Gibran memiliki alasan tersendiri memilih mobil tersebut. Mobil itu lebih cocok digunakan untuk bekerja di lapangan.

Selain mobil dinas, Gibran juga mendapatkan sopir dinas yang disiapkan oleh Pemkot Surakarta. "Ada sopir baru, Pak Murih namanya. Dulu Pak Murih sopir saya. Sekarang bertukar dengan Pak Min, sopirnya Pak Rudy," pungkas Ahyani. (atn/ria)

Baca juga: Titik Nadir Hasan Mulachela, Bisnis Kena Tipu,Jadi Politikus Dipenjara

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news